Sebarkan berita ini:

19-Pencuri1SEMARANG[SemarangPedia]-Tim Resmob Polrestabes Semarang berhasil meringkus komplotan pelaku pencurian bersenpi dengan sasaran rumah kosong yang telah membobol sebanyak sepuluh kali di sejumlah kota di Jawa Tengah.

Ketiga pelaku pencurian rumah kosong itu, masing-masing bernama Sunarto (36) warga Perbalan Purwosari Semarang Utara, Subarno (52) warga Kuningan Semarang Utara dan Sutiyono (24) warga asal Kabupaten Temanggung berhasil diamankan petugas.

Petugas terpaksa melumpuhkan ketiga pelaku itu dengan timah panas, karena mencoba kabur saat penangkapan. Para pelaku ditangkap tidak lama setelah melakukan aksi diwilayah Genuk Semarang.

Menurut Sunarto, salah satu pelaku yang kesehariannya sebagai calo tiket kereta api mengaku sudah sepuluh kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran rumah kosong dan masuk dengan mengunakan linggis.

“Sudah sepuluh kali melakukan aksinya di Semaragan dua kali dilakukan diluar kota, dan dengan linggis yang digunakan untuk mencongkel pintu,” ujarnya.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Semarang Akbp Joko Yulianto, dalam aksinya komplotan ini mengunakan sepeda motor dengan terlebih dahulu mengawasi dan mencermati rumah yang akan dijadikan sasaran.

19-Gelandang1Pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan menggasak seluruh barang berharga yang ada di dalam rumah, apabila dirasa rumah dalam keadaan kosong, Bahkan, aksi para pelaku dilakukannya pada waktu siang hari.

“Mereka terlebih dahulu menggambar dengan mengendarai sepeda motor roda dua, kemudian melihat pemilik rumah yang pergi pada siang hari mengetahui ada rumah kosong tidak ada penghuninya mereka langsung menghubungi teman-temannya”, ungkapnya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Minggu ( 19/ 6)

Berdasar hasil pengembangan sementara, para pelaku telah melakukan aksi serupa ditempat yang berbeda di berbagai tempat Jawa Tengah, selain di Semarang, beberapa di antaranya di daerah Salatiga, Solo, Boyolali dan Ungaran.

Bahkan setiap melakukan aksinya seorang berbekal pistol jenis softgun, dan pistol tersebut dimungkinkan juga digunakan pelaku,  apabila dalam keadaan terdesak.

“Pistol pelaku kini diamankan petugas dari tersangka Subarno yang didapat saat dulu yang bersangkutan (pelaku) bekerja sebagai security,” ujar AKBP Joko Yulianto.

Hingga saat ini, lanjutnya, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait pelaku lain, pasalnya dalam melakukan aksinya komplotan ini sering berganti-ganti pelaku

Selain para pelaku polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan di antaranya laptop, handphone, TV dan barang hasil kejahatan lainnya. bahkan juga alat yang digunakan untuk melakukan aksinya berupa lingis obeng dan tiga sepeda motor.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat pasal 363 kuhp tentang pencurian dan pemberatan dengan hukuman maksimal Sembilan tahun penjara. (HN/RS)

 

262
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>