Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Upaya perang terhadap narkotika rupanya tidak hanya isapan jempol belaka yang dilakukan Aparat Polrestabes Semarang.  terbukti puluhan tersangka penyalahgunaan narkoba berhasil ditangkap dan terakhir dua diringkus Satuan Narkoba Polrestabes Semarang. Ironisnya sebagian besar dari para tersangka yang berhasisl ditangkap dikendalikan dari dua LP di wilayah Jawa Tengah.

Sebanyak 35 tersangka dari 25 kasus penyalahgunaan narkoba berhasil diamankan Satuan Narkoba Polrestabes Semarang. Para tersangka berstatus pengedar dan pengguna ditangkap dilokasi dan waktu yang berbeda.

Sementara total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 51, 188 gram Sabu,73,5 butir pil ekstasi berikut alat hisap dan uang hasil penjualan senilai Rp1 juta.

Perang terhadap peredaran narkotika dan obat terlarang di Kota Semarang ini,  dilakukan Satuan Narkoba Polrestabes Semarang dalam kurun waktu selama dua bulan terakhir sejak 23 Oktober hingga 13 Desember.2016

Barang bukti  narkotika terbanyak didapat dari salah satu tersangka bernama Agung warga Semarang Barat dengan jumlah 27, 5 gram sabu, dan tersangka Feby K (29) warga kawasan Semarang Utara dengan jumlah barang bukti 62,5 butirpil ekstasi.

Menurut Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji, dari hasil penyelidikan polisi, barang haram yang  didapat dan diedarkan para tersangka, semuanya berasal dan dikendalikan dari  dua napi  di dua Lembaga Pemasyarakatan (LP) terdiri Lapas Kedungpane Semarang dan Lapas Pekalongan.

“Sabu yang didapat dan diedarkan para tersangka didapat dari napi yang ada di dua lapas itu,” ujarnya saat gelar perkara Rabu. (14/12)

Guna meminimalisir peredaran narkoba yang dikendalikan melalui dalam lapas, Aparat Kepolisian Kota Besar Semarang akan bekerja sama dengan Kemenkumham Kanwil Jawa Tengah, untuk melakukan langkah lebih lanjut dengan melakukan pengledahan di lapas tersebut.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat pasal 114, 112, dan 132 uu nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara, maksimal 20 tahun bahkan hukuman mati. (HN/RS)

361
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>