Sebarkan berita ini:

7-pencuri-1SEMARANG[SemarangPedia] – Aparat Kepolisian Kota Besar (Polrestabes) Semarang berhasil meringkus pelaku pencurian rumah yang kerap meresahkan warga Kota Semarang, karena pelaku dalam menjalankan aksinya menyamar sebagai tukang servis elektronik atau AC.

Pelaku bernama Kudarsih alias Bacin (33) warga Bandarhardjo, Semarang Utara, terpaksa dihadiahi timah panas petugas karena berusaha melawan saat ditangkap.

Dihadapan Polisi, pelaku mengaku mencari sasaran rumah kosong atau rumah yang ditinggal pemiliknya bekerja dan hanya ada pembantu atau anggota keluarga lain, setelah berhasil masuk pelaku kemudian menguras barang berharga yang ada didalam rumah setelah mengetahui penghuni rumah lengah.

“Sasaran rumah kosong atau rumah yang ditinggal pemiliknya bekerja dan hanya ada pembantu atau anggota keluarga lain, biasanya beraksi pagi mulai jam 09.00 WIB, pemilik rumah sudah berangkat kerja,” ujarnya

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan pelaku ditangkap setelah melakukan aksi terakhir di rumah milik Iwan Nur Adi di Jalan Kagok Wonotingal, Candisari, Semarang. Dalam aksinya pelaku mengambil dua buah Handphone, berhasil terekam kamera cctv.

“Dalam waktu singkat pelaku berhasil ditangkap setelah adanya laporan dari korban dan rekaman kamera CCTV. Pelaku mengaku sudah 18 kali melakukan aksinya diwilayah Kota Semarang bersama temannya saat ini masih buron,” tuturnya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu. ( 7/11)

7-pencuri-2Rumah yang dijadikan sasaran, lanjutnya, rumah kosong atau rumah yang ditinggal pemiliknya bekerja dan hanya ada pembantu atau anggota keluarga lain, pelaku berpura pura menjadi tukang servis barang elektronik atau AC.

Selain pelaku, Polisi juga berhasil menangkap Marsen Uugiono  (51) warga Sumowage, Kabupaten Semarang, R (55) Warga Bulu Lor Semarang, dan RH (32) Warga Warga Tambak Aji Semarang.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti hasil curian berupa TV LED, tiga brankas, sejumlah Handphone, laptop, dan proyektor, serta alat yang digunakan pelaku berupa satu unit sepeda motor, linggis, obeng dan kunti leter T.

Atas perbuatannya pelaku Kudarsih  kini mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Semarang dan dijerat pasal 365 dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara, sementara rekan pelaku HK masih dalam kejaran polisi. (HN/RS)

349
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>