Sebarkan berita ini:

26-Begal 1SEMARANG[SemarangPedia] – Kepolisian Sektor Tembalang Semarang kembali berhasil meringkus empat pelaku begal sadis, dari sebelumnya telah menagkap penjambret dan pencuri rumah kosong.

Ke empat pelaku bernama Hendro Setyo Utama (21)  warga Banjardowo, Genuk, Semarang, Agus Prayitno (20) dan Sri Mulyadi (23) keduanya warga Tlogo Timun, Pedurungan serta seorang lagi masih dibawah umur berinisial MR (16) warga Kudu.

Satu tersangka Hendro Setyo Utama warga Banjardowo, Genuk, Semarang dalam aksinya, tidak segan-segan melukai korban dengan senjata tajam.

Para tersangka ditangkap tidak lama setelah melakukan aksi kejahatan merampas sepeda motor di kawasan kampus Undip Tembalang Semarang. Korban bernama Johan Prio Sejati 14 tahun  seorang pelajar SMP warga Srondol Kulon Bayumanik  mengalami luka tusukan pada bagian pinggang.

Peristiwa berawal saat korban bersama rekannya sedang berfoto-foto di depan Laboratorium Jamu Kampus Undip Tembalang, dihampiri keempat pelaku yang tengah terjena pengaruh minuman keras tanpa basa-basi langsung merampas sepeda motor Satria FU milik korban.

Tidak hanya sampai disitu, salah satu pelaku Hendro bahkan tega menusuk korban dengan sebilah belati, hyang mengakibatkan korban menderita luka di bagian punggung dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Dihadapan petugas Hendro salah pelaku mengaku sebelum melakukan aksi kejahatan bersama teman-temannya minum minuman keras terlebih dahulu. “Motor  hasil rampasan laku dijual Rp 1.800.000 dan hasil  uangnya saya bagi berempat dua ratus ribuan. Sisanya buat pesta miras,” ujarnya di Mapolres Tembalang, Kamis. (26/ 5)

Sementara itu, Kapolsek Tembalang Semarang, Kompol Ibnu Bagus Santoso mengatakan komplotan yang berhasil ditangkap kerap melukai korban dengan senjata tajam. Salah satu tersangka bahkan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

“Komplotan itu, sebelum melakukan pencurian dengan kekerasan, berkumpul dulu di suatu tempat untuk pesta miras sebelum melancarkan aksinya. Mereka tega melukai korbannya padahal tidak melawan, tapi ditusuk pada bagian punggung oleh pelaku,” ujar Ibnu.

Akibat perbuatannya tersangka teracam jeratan  pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Adapun ancaman hukumannya yakni kurungan penjara maksimal dua belas tahun penjara. (HN/RS)

511
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>