Sebarkan berita ini:

PENANGANAN ROB PANTURA SEMARANGSEMARANG[SemarangPedia]-Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Pekerjaan Umum bakal menambah pompa air, guna menyedot air pasang laut yang menggenangi jalur pantura di kawasan Kaligawe Semarang-Demak.

Ketinggian air yang semakin meningkat selama tiga pekan terakhir, dikhawatirkan bakal menghambat arus kendaraan pemudik saat menjelang Lebaran Idul Fitri 2016.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan pompa air untuk menyedot genangan rob di kawasan Kaligawe segera ditambah dengan penyediaan yang direalisasikan Dinas Bina Marga dan Kementerian Pekerjaan Umum.

“Kalau bisa disedot dan dibuang, sudah dapat dipastikan genangan air bisa hilang dan langkah satu-satunya yang bisa diambil caranya dengan menambah pompa sebanyak-banyaknya,” ujarnya saat meninjau jalur Kaligawe Semarang, Sabtu (25/6).

Menurutnya, penanganan banjir di jalur pantura itu sangat sulit, karena berhubungan langsung dengan pemukiman warga. Bahkan pembuangan air banjir dan rob bila dilimpahkan ke arah kiri maupun kanan, justru merendam pemukiman warga setempat.

Penambahan pompa air, dia menambahkan sebagai salah satu mengantispasi jalur mudik menjelang Lebaran  mendatang, mengingat tidak ada jalan keluar lain, kecuali menyedot air dilimpaskan ke titik lain.

Dia yang mengecek langsung di jalan Kaligawe dengan melihat drainase yang tidak berfungsi lagi. Rombongan Gubernur juga melihat debit air di Polder Tawang yang sudah over kapasitas.

Kondisi banjir rob ini, lanjutnya, kini sudah ditetapkan sebagai darurat bencana sehingga seluruh dana terkait kebencanaan dapat diturunkan dan penambahan pompa air serta  karung pasir sebagai tanggul dipinggir jalan segera dilakukan.

“Saya sudah koordinasi dengan Menteri PU (Pekerjaan Umum) sejak minggu lalu, dan sudah dibantu penuh oleh Kementerian PU, Pelaksanaan sudah dimulai bekerja sama antara Pemkot Pemprov dan Pemerintah Pusat,” tuturnya.

Sementara itu, upaya untuk menghindari rob Kaligawe telah disediakan dua jalan alternatif, terdiri Jln Walter Monginsidi (terutama dari arah Semarang) dan Jln Onggorawe (dari arah Demak) yang dapat dilintasi pemudik.

Ini sebagai bentuk toleransi dari Pemkot Semarang melalui Dishubkominfo sebagai prioritas untuk kelancaran arus mudik Lebaran 2016, meski penggunaan Jalan Walter Monginsidi masih terkendala.

Kendala yang akan dihadapi semua kendaraan dari arah Demak ke Semarang yang akan masuk ke Walter Monginsidi dihadang genangan rob di depan Polsek Genuk, sehingga disarankan oleh Dishub, begitu tiba di Sayung pengguna roda dua maupun empat langsung masuk ke Onggorawe – Mranggen – Pedurungan – Semarang Kota.

Kesiapan jalan Onggorawe dan Mranggen sudah memenuhi kelaikan untuk dilintasi kendaraan, kecuali truk berat. (RS)

 

 

134
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>