Sebarkan berita ini:

balitbang jatengSEMARANG [SemarangPedia] – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Jawa Tengah (Jateng) menyosialisasikan terobosan kreasi dan inovasi (Krenova) yang dihasilkan para peneliti-peneliti Jateng. Sebanyak 137 hasil karya temuan harus selalu terus digali agar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Hal itu di sebutkan oleh kata Kepala Balitbang Jateng Tegoeh Wynarno H dalam acara Diseminasi Hasil Kreasi dan Inovasi Masyarakat 2016 di Gedung Balitbang, Rabu (25/5) siang.

“Dengan cara online ini saya juga bermaksud mengumpulkan seluruh peneliti yang ada di Jateng. Istilahnya didatabase-kan sehingga kita jadi tahu jumlahnya ada berapa dan apa saja karya ilmiahnya,” ujarnya.

Tegoeh sapaan akrabnya mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu peningkatan kemampuan kelitbangan masyarakat, ‘Diseminasi Hasil Kreasi dan Inovasi Masyarakat, (Krenova) yang memamerkan beberapa tehnologi.

Selain Alat Pendeteksi Minyak (Apem), alat ini digunakan untuk mendeteksi kualitas minyak goreng yang di prakasai oleh Dicky Rivaldo berasal dari Kota Semarang, juga Rumput Teki Pereda Nyeri Haid sejenis permen yang meredakan rasa nyeri saat haid yang di produksi oleh Risma Mustika dari Kabupaten Sragen. Bahkan Permen Jely Meniran sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang prakasai oleh Setyorini Budiasih dari Kabupaten Rembang.

Dipamerkan juga Kendali Saklar Lampu Rumah Tinggal dengan SMS atau SMS Controler, alat ini dibuat untuk mempermudah pengaturan nyala lampu yang dikehendaki tanpa dibatasi jarak atau waktu, penemunya Irawan Pudja Hardjana dari Kota Tegal.

Sementara Generator Hydrogen digunakan untuk servis mobil dengan biaya rendah dan menghemat pengeluaran serta mengurangi pencemaran udara, diciptakan oleh Sugiono Bedjasaputra dan Sepeda Motor berbahan bakar Gas LPG, memiliki harga yang sangat murah serta bisa mengantikan BBM. Kreator Mukondar dari Kabupaten Purbalingga serta BOLED Elektrik Car merupakan mobil listrik yang dibuat oleh SMKN 1 Kejobong Kabupaten Purbalingga.

balitbang jateng1

“Inovasi yang telah dibuat tersebut membutuhkan pengakuan secara lagealitas yakni Hak Paten, mengenai hal ini Balitbang Pemprov Jateng akan menfasilitasi apa yang menjadi harapan para inventor agar melindungi apa yang telah di hasilkannya”, tuturnya.

Sekda Pemprov Jateng Sri Puryono KS MP saat peninjauan teknologi dalam acara tersebut mengaku sangat mengapresiasi dengan apa yang dihasilkan para inventor. Bahkan berjanji akan mendorong semua hasil karya yang telah dihasilkan bisa terus dikembangkan sampai dengan tingkat aplikasi ke masyarakat.

“Sangat luar biasa karya anak bangsa ini. Di saat kita sedang mendorong kemandirian pangan, energi, dan infrastruktur maka salah satu hal lagi yang dibutuhkan adalah daya saing, dan daya saing itu adalah dengan kreasi inovasi seperti ini,” ujarnya.

Melalui Balitbang Jateng, Sekda Pemprov juga memerintahkan agar semua hasil kreasi dan inovasi tersebut difasilitasi semaksimal mungkin karena sudah menjadi kewajiban negara untuk mendukung rakyatnya. Mulai dari pengupayaan standar nasional SNI, pengujian laborat bagi inovasi bidang pangan, sosialisasi dan publikasi ke masyarakat luas, perizinan hak kekayaan intelektual, hingga masalah permodalan pada saat produk inovasi tersebut mulai direplikasi dan dipasarkan.

“Sudah jadi tugas pemerintah untuk memfasilitasi. Kita (pemerintah) harus proaktif untuk menjembatani hasil dari krenova para inovator. Termasuk untuk memasarkannya dan permodalannya. Apalagi saat ini ada kredit mitra Bank Jateng sehingga mereka bisa diarahkan,” tutrnya.

297
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>