Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Penerimaan Peserta Didik (PPD) 2020 untuk jenjang SD dan SMP di Kota Semarang terus berjalan meski di tengah pandemi Covid-19, melalui online untuk menghindari tatap muka.

Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan PPD 2020 jenjng SD dan SMP di wilayahnya masih terus berjalan meski di tengah pandemi Covid-19.

Namun, lanjutnya, pihaknya meminta Dinas Pendidikan untuk berupaya agar tidak ada tatap muka antara sekolah dengan orang tua, sebagai upaya antisipasi bertambahnya persebaran Covid-19.

Menurutnya, dalam PPD 2020 ini pihak sekolah, orang tua dan calon siswa harus melakukan pendaftaran sekolah via online dan menghidari tatap muka.

“PPD kali ini diharuskan dilakukan melalui virtual atau online. Sekali lagi saya sampaikan jangan ada tatap muka dalam Penerimaan Peserta Didik pada tahun ini. Gunakan kemajuan teknologi, termasuk dalam verifikasi,” ujar Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi, Minggu (14/6).

Meski tidak ada pendaftaran melalui tatap muka, tutur Hendi, satuan pendidikan wajib mengumumkan pelaksanaan dan informasi PPD secara jelas.

“Kita menyepakati Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dimulai secara berjenjang pada 14 Juni-25 Juni 2020 dan semua yang berkaitan dengan PPDB dapat dilihat di portal Dinas Pendidikan,” tuturnya.

Senada Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri menuturkan para calon peserta didik baru bisa mengakses syarat dan mengikuti tahapan secara online melalui http://ppd.semarangkota.go.id/.

Sedangkan secara sistem, data peserta akan muncul, mulai dari data penduduk yang diambil dari Disdaldukcapil, nilai sampai prestasi yang dimiliki calon siswa sudah terintegrasi dari E-Raport dan aplikasi Sang Juara bagi siswa berprestasi, data lingkungan, serta data siswa kurang mampu atau miskin juga sudah masuk ke database PPDB.

“Untuk tahun ini, siswa masuk Sekolah Dasar mencapai 29.439 siswa. Kemudian yang lulus SD atau MI sebanyak 25.420 siswa. Sedangkan daya tampung SD negeri 14.364 siswa dan daya tampung SMP Negeri 11.136,” ujarnya.

Untuk formulanya, sesuai Perwal no 37 tahun 2020, terkait PPDB pada TK, SD dan SMP atau sederajat, untuk zonasi minimal sebesar 50%, Afirmasi minimal 15%, Jalur perpindahan tugas orangtua/wali maksimal sebesar 5%.

“Sedangkan sisanya bisa ada jalur prestasi. Di Kota Semarang kemungkinan ada beberapa siswa yang memiliki piagam kejuaraan berjenjang. Jadi bisa memilih untuk sekolahnya,” tuturnya.

Untuk zonasi, siswa yang mendaftar SD bisa memilih tiga sekolah sesuai zonasi, sedangkan yang mendaftar SMP bisa memilih empat sekolah juga sesuai zonasi. (RS)

25
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>