Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – PT Harrison & Gil Java (H&G) perusahaan furnitur kini semakin gencar menggarap pasar ekspor, menyusul meningkat kembali permintaan pasar di tengah pandemi Covid-19.

Industri furnitur yang berlokasi di Jalan Raya Kauman Kudu Kecamatan Genuk Kota Semarang itu, produknya hampir keeluruhannnya diprioritaskan untuk memenuhi pasar ekspor ke Amerika, Eropa, Timur Tengah dan Asia.

Direktur PT H&G Java Martha Siahaan mengatakan PT H&G Java telah beroperasi sejak 2001, dari sebelumnya beroperasi di Jepara pada 1997. Pabrik bergerak di bidang design dan pembuatan produk furnitur berbahan dasar kayu.

“Produk kami 100% uantuk memenuhi pasar ekspor ke berbagai negara, di antaranya Amerika, kawasan Eropa, Timur Tengah dan Asia. Dalam waktu dekat, kami juga akan mulai membuka pasar lokal untuk memenuhi permintaan yang kini mulai meningkat,” ujarnya, Jumat (3/7).

Menurutnya, produk furnitur asal Indonesia sangat dikenal di dunia internasional. Bahkan, banyak artis-artis Hollywood yang memesan furnitur hasil produksi H&G di antaranya Lady Gaga, Kim Kadarshian, Britney Spears, Holyfield, Paris Hilton dan lainnya.

“Kami juga pernah mendapatkan pesanan furnitur dari Vatikan untuk Paus,” tuturnya.

Banyaknya pesanan, lanjutnya, dari artis-artis top dunia itu karena mereka terpikat dengan produk furnitur asal Indonesia. Design furnitur Indonesia sangat unik dan tidak umum, serta seni ukiran pada kayu yang dinilai memiliki daya tarik di kalangan artis itu.

“Bahan baku dan komponen pendukung sebagain besar berasal dari Indonesia, hanya beberapa bahan baku yang harus impor. Kayu yang digunakan jenis Mahoni dan selain Jati. Ini karya anak bangsa, karena pekerja dan designernya juga asli anak Indonesia,” ujarnya.

Pabrik Furnitur itu, juga sempat dikunjungi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat gowes melintasi lokasi pabrik Ganjar terhenti di depan bangunan tua bergaya Eropa di Jalan Raya Kauman Kudu Kecamatan Genuk Kota Semarang pada  Jumat pagi (3/7). Penasaran dengan bangunan yang dikiranya pabrik gula itu, dia pun memasuki pintu gerbang bertuliskan PT Harrison & Gil Java (H&G) tersebut.

Tak disangkanya, ternyata di dalam bangunan tersebut ada aktivitas industri furnitur. Hebatnya lagi, 100% produknya untuk memenuhi pasar ekspor ke Eropa, Amerika, Timur Tengah dan negara lainnya.

Ganjar begitu kagum setelah menyusuri beberapa bagian pabrik tersebut. Selain bangunan khas Eropa dengan design yang tidak biasa, semua produk di pabrik itu juga dibuat dengan sangat detil dan berkualitas tinggi.

“Sebenarnya, dengan melihat ini kita jadi tahu bahwa produk kita cukup berkualitas. Kita bisa tunjukkan pada dunia, bahwa produk furnitur asal Jateng berkelas,” tutur Ganjar.

Di pabrik itu, Ganjar melihat seluruh produknya adalah pesanan dari kalayanan buyer. Bahkan ternyata brand pabrik tersebut telah terkenal di negara-negara besar.

“Inilah yang akan kita dorong, sehingga perusahaan seperti ini terus bisa bangkit. Bahkan saya juga mengecek protokol kesehatannya dan ternyata sudah diterapkan sangat bagus. Saya harap pabrik ini tidak berhenti dan terus berkembang,” ujarnya. (RS)

88
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>