Sebarkan berita ini:

20-Kereta api 1SEMARANG[SemarangPedia] – PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan kasus perusakan prasarana, upaya sabotase untuk membuat kecelakaan kereta api dan ancaman melalui twitter ke Polrestabes Semarang, menyusul terjadinya evakuasi lahan dan bangunan warga di Kelurahan Kebonharjo, Kecamatan Semarang Utara berlangsung ricuh dua hari lalu.

Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Gatut Sutiyatmoko mengatakan prasarana yang dirusak warga pada Kamis (19/5) malam di rel Stasiun Tawang di antaranya pengganjalan wesel dan perusakan lampu indikator persinyalan.

Tulisan untuk ancaman di media sosial twitter atas nama akun @purwosumirat, yang menulis status “Saya bersumpah saya akan melukai dan bunuh setiap karyawan PT KAI dan saya serta warga akan meneror St.TAwang SaveKebonharjo.

“Sampai saat ini kondisi Stasiun Tawang dan jalur rel Semarang-Surabaya masih dalam kondisi aman, selepas kejadian sabotase Kamis malam. Jalur dalam pantauan dua pleton aparat kepolisian,” ujarnya, Jumat (20/5).

Dalam insiden evakuasi lahan dan bangunan di Kebonharjo itu,  korban luka dari pihak aparat akibat lemparan batu warga, selain itu PT KAI akan menanggung seluruh biaya perawatan, sekaligus memberikan tali asih untuk keluarga dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah.

Insiden itu, korban dari aparat keplosian yang luka satu di antaranya dirawat di RSUP Dr Kariadi delapan personil lainnya dirawat di RS Bhayangkara. Tali asih diserahkan langsung oleh Direktur Aset PT KAI Dodi Budiawan saat mengunjungi korban di rumah sakit. (RS)

117
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>