Sebarkan berita ini:

16-Ny Meneer1SEMARANG[SemarangPedia] – Manajemen PT Nyonya Meneer akhirnya menyanggupi akan membayar seluruh gaji karyawan paling lambat 31 Agustus 2016, setelah sebelumnya sebanyak 1.200 pekerjanya menggelar aksi mogok kerja, Rabu lalu.

Pemenuhan pembayaran gaji karyawan perusahaan jamu tradisional itu, sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditandatangani antara perwakilan serikat pekerja dan pihak manajemen Nyonya Meneer.

Legal PT Nyonya Meneer Dion Sukma Mahendra mengatakan sebenarnya sudah ada perjanjian pada 10 Mei 2016 dimana pihak manajemen dan pekerja sepakat pembayaran gaji pekerja akan dilakukan paling lambat akhir Agustus tahun ini. Tetapi, belum selesai batas waktu, pekerja sudah melakukan aksi mogok.

Menurutnya, tunggakan gaji karyawan yang belum terbayarkan bukan selama lima bulan, tetapi . perusahaan sudah membayar cicilan gaji ke karyawan dan sampai hari ini tunggakan gaji yang belum terbayarkan hanya tiga bulan.

“Meski batas pembayaran gaji dan hak-hak pekerja yang lain sampai akhir Agustus mendatang, namun, setiap bulan perusahaan berusaha untuk melakukan pembayaran meski dilakukan secara bertahap (cicil),” ujarnya didampingi humas PT Nyonya Meneer, Tantra, Kamis. (16/6)

Dion mengatakan belum mengetahui jumlah nominalnya secara pasti jumlah total gaji yang mestui dibayarkan kepada pekerja, mengingat hitungannya harus dikoordinasikan dengan bagian keuangan.

“Yang jelas semuanya sudah dipikirkan oleh manajemen tentang pembayaran gaji ini semua karyawan,” tuturnya.

Dia mengharapkan pekerja bisa memahami kondisi perusahaan, karena semuanya telah dijelaskan kepada mereka tentang likuiditas financial perusahaan melalui kepala masing-masing unit.

Saat ini, lanjutnya, beban keuangan PT Nyonya Meneer cukup berat, selain harus membayar gaji karyawan, perusahaan jamu yang berdiri sejak 1919 itu juga harus menyelesaikan kewajiban terkait akta damai Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) senilai Rp178 miliar.

Sementara itu, sekitar 1.200 pekerja masih melakukan aksi mogok kerja hingga Kamis (16/6). Meski mereka tidak melakukan orasi, namun para pekerja yang sebagian besar wanita ini hanya duduk-duduk dan tidur-tiduran di teras pabrik yang berlokasi di Jln Raden Patah Semarang.

Pekerja mengharapkan manajemen  perusahaan segera membayar gaji yang tertunda, karena mereka sudah tidak mengtahui harus bagaimana mengatasi kesulitan keuangan keluarga, di tengah melonjaknya harga bahan pokok dan lainnya menjelang Lebaran.

Sebelumnya Rabu (15/6) sebanyak 1.200 karyawan PT Nyonya Meneer menggelar aksi mogok kerja sejak pagi hingga sore di jalan raya Kaligawe Semarang, mereka menuntut gaji yang selama ini belum dibayarkan manajamen perusahaan itu.

Mereka ramai-ramai mendatangi kantor produksi di jalan Raya Kaliwage itu, dan membawa berbagai atribut dan poster sebagai bentuk kecaman atas kebijakan menajemen perusahaan yang melalaikan hak pekerja. Aksi dengan menggelar long marc dari arah timur berjalan menuju ke barat dengan memblokir jalur pantura itu dari  arah Semarang-Jakarta.

Bahkan aksi mereka dengan berteriak-teriak di depan gerbang pabrik jamu tardisional yang sudah cukup tua itu. Perwakilan buruh berorasi, yang menuntut hak-hak mereka dipenuhi.

270
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>