Sebarkan berita ini:

5-logo-telkomSEMARANG[SemarangPedia] – PT Telkom Regional Jateng dan DIY pada Triwulan IVpada Triwulan IV016 kembali merealisasikan pemberian dana bantuan kemitraan senilai Rp11 miliar kepada 296 pelaku usaha menengah kecil (UKM)

Dana bantuan kemitraan hingga 2016 ini total yang direalisasikan mencapai sebesar Rp 40,4 miliar, terbagi senilai Rp 35 miliar untuk 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan sebesar Rp 5,4 miliar untuk lima kabupaten di DIY.

Penyerahan secara simbolis kepada 100 perwakilan UKM binaan Telkom dilakukan di Gedung Merah Putih Telkom Jl Pahlawan No 10 Semarang, akhor pekan lalau.

Penyaluran dana diserahkan Executive Vice President (EVP) Telkom Regional IV Jateng & DIY, Joko Raharjo, kepada perwakilan UKM binaan yang akan menerima bantuan modal dengan pola kemitraan.

Menurut Joko Raharjo, sejak 2002 hingga 2016, Telkom Jateng dan DIY telah mencairkan bantuan modal kemitraan sebesar Rp 387 miliar dan tercatat senilai Rp 312,2 miliar disalurkan di wilayah Jawa Tengah dan sebesar Rp74,8 miliar disalurkan untyuk wilayah  DIY.

Bantuan sebesar Rp 387 miliar itu, lanjutnya, terdistribusi untuk UKM di berbagai sektor, di antaranya industri sebesar Rp 21 miliar (21%), sektor perdagangan Rp157,4 miliar (41%), sektor pertanian Rp 16,5 miliar (4%), sektor peternakan Rp 21,5 miliar (6%), sektor perkebunan Rp 1,9 miliar (1%), sektor perikanan Rp 7,5 miliar (2%), sektor jasa Rp 91,2 miliar (24%), dan sektor lainnya sebesar Rp 9,9 miliar (3%).

Sebelumnya,  T Phapros Tbk juga telah merealisasikan pemberian bantuan modal kepada pengusaha kecil menengah (UKM) senilai Rp800 juta, sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan usaha sektor itu.

Program penyaluran dana kemitraan sebesar itu, merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mengembangkan kemampuan usaha kecil agar mandiri, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, bantuan modal diberikan kepada UKM binaan juga sebagai upaya  menciptakan pemerataan pembangunan dan perluasan lapangan kerja di daerah.

Dengan program ini, diharapkan mitra binaan akan memperoleh peningkatan kemampuan dalam mengembangkan pasar dan mengakses perolehan modal.

Phapros merupakan anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak di industri farmasi dan berlokasi kawasan Simongan Kota Semarang.

245
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>