Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – PT Total Oil Indonesia, produsen pelumas asal Perancis, kembali menggelar kegiatan sosialisasi safe riding dan kali ini dikuti 100 mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang menjadi audiensnya.

Kegiatan yang diawali dengan rangkaian kampanye “Safe Riding with Total Hi-Perf” digelar di empat kota, termasuk Kota Semarang.

Christopher Kasidi, VP – Retail & Marketing PT Total Oil Indonesia mengatakan sebagai perusahaan minyak dan gas internasional terbesar keempat di dunia, Total berkomitmen penuh pada isyu keselamatan dan kampanye itu, untuk melakukan kegiatan edukasi tata cara berkendara yang baik dan aman secara berkesinambungan.

Tahun ini, lanjutnya, merupakan tahun ketiga PT Total Oil Indonesia menggelar rangkaian kampanye edukatif ini. Setelah selama dua tahun menyelenggarakannya terpusat di Jakarta, namun kali ini gelaran “Safe Riding with Total Hi-Perf” merambah berbagai kampus di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Secara keseluruhan ada enam titik yang ditargetkan, mencakup Universitas Diponegoro dan Universitas Soegijapranata Semarang, Universitas Padjadjaran dan Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung, Universitas Sebelas Maret Surakarta, dan Universitas Swadaya Gunung Jati di Cirebon.

Hal ini dilakukan, dia menambahkan tidak lain untuk menjangkau lebih banyak pengendara motor di luar Jakarta. Sedikit berbeda dengan kegiatan tahun sebelumnya yang lebih banyak menyasar siswa SMU, kali ini PT Total Oil Indonesia sepenuhnya menyasar para mahasiswa.

“PT Total Oil Indonesia berkomitmen untuk melakukan edukasi keselamatan kepada masyarakat hingga setiap tahunnya kami menyelenggarakan “Safe Riding with Total Hi-Perf” di berbagai sekolah dan kampus untuk mengajak kaum muda berkendara dengan aman,” ujarnya, Rabu. (29/11)

Menurutnya, bila sebelumnya kegiatan ini difokuskan di Jakarta dan sekitarnya, tahun ini diperluas denan mengadakan “Safe Riding with Total Hi-Perf” di enam titik di empat kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah, sebagai upaya agar kampanye ini dapat menjangkau lebih banyak lagi pengendara motor di Indonesia.

Kementerian Perhubungan mencatat pada 2016 di Indonesia setiap hari rata-rata terdapat 72-73 orang meninggal dunia, akibat kecelakaan lalu lintas jalan. Data juga menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas terus meningkat dari tahun ke tahun.

Sepanjang 2014 tercatat 95.906 kasus, mengakani peningkatakan 98.970 kasus pada 2015, dan melonjak lagi menjadi 105.374 kasus pada 2016. Ada beberapa faktor yang membuat angka kecelakaan terus meningkat setiap tahun, selain pertumbuhan jumlah kendaraan, salah satu faktor utama lainnya adalah perilaku pengguna jalan kurang memprioritaskan keselamatan berkendara.

Apabila menilik pada jenis kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas, dari 80.157 kasus yang terjadi dalam periode Januari sampai September 2016, 71.616 kasus di antaranya melibatkan kendaraan roda dua. Bahkan 80% dari kecelakaan sepeda motor terjadi karena ‘adu banteng’, kurangnya keterampilan mendahului, dan rendahnya kewaspadaan saat bermanuver.

Christopher menuturkan tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran yang dilakukan oleh kaum muda patut menjadi perhatian, hingga perlu digelar edukasi preventif menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran akan tata berkendara yang baik dan aman.

“Melalui “Safe Riding with Total Hi-Perf”, kami ingin mengajak para mahasiswa untuk mencermati tips dan trik berkendara untuk meningkatkan faktor keamanan mereka, memahami life-saving skills untuk diterapkan di jalanan,” tuturnya,.

Menurutnya, ada banyak faktor untuk meningkatkan keselamatan dalam berkendara, di antaranya perilaku berkendara itu sendiri, perawatan rutin untuk memastikan kendaraan selalu dalam kondisi yang optimal untuk digunakan.

Di setiap kegiatan “Safe Riding with Total Hi-Perf” , peserta dibekali ilmu seputar cara berkendara yang baik dan benar serta sosialisasi tata tertib lalu lintas. Selain dibekali dengan materi presentasi, para mahasiswa juga diajak ikut serta dalam kegiatan Tantangan SIM Total, sebuah permainan daring yang menantang peserta.

Bahkan yang sudah memiliki SIM sekalipun  akan mendapat pengetahuan berkendara dengan memanfaatkan materi ujian tertulis SIM sebagai soal.

“Kami mengharapkan kegiatan ini dapat memberi manfaat bukan hanya bagi peserta yang hadir di acara “Safe Riding with Total Hi-Perf”, tetapi juga pengaruh yang lebih baik terhadap perilaku berkendara para pengguna kendaraan,” ujar Magdalena Naibaho, Brand Manager PT Total Oil Indonesia.

Manfaat kegiatan ini, lanjutnya,  sebaiknya tidak berhenti di tempat ini, tetapi dapat disebarluaskan para peserta kepada teman dan keluarga mereka, mengingat perlunya menularkan kewaspadaan dan semangat berkendara dengan aman ke seluruh pengguna jalan di Indonesia.

“Ke depan, PT Total Oil Indonesia juga mengharapkan untuk tetap menjaga komitmen akan kampanye keselamatan berkendara ini. Kami percaya sekecil apapun langkah yang diambil untuk tujuan yang lebih baik akan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. (RS)

14
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>