Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Puluhan durian berbagi bentuk dan varian bakal di pertandingkan dan dinilia oleh lima dewan juri pada Festival Durian 2017 dyang digelar Waduk Katibarang Semarang, mulai Jumat. (24/2)

Tepat pukul 9.30 WIB, dewan juri dari Obor Tani, Majalah Trubus, Dinas Pertanian Kota Semarang, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Jawa Tengah dan Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Provinsi Jawa Tengah memasuki podium penilian utama.

Dengan membawa secarik kertas dan pena dan dibantu panitia pembuka kulit durian, dewan juri terlihat sibuk berkeliling menilai durian secara seksama yang ikut menjadi peserta Festival Durian itu.

Tugas kelima dewan juri tersebut tidaklah sama. Seperti Sri Rukmini dari BPSB Provinsi Jawa Tengah beliau lebih menelisik pada ketebalan dan tekstur buah durian.

“Sebenarnya kunci dari penilaian dan hingga memutuskan pemenang adalah pada kualitas daging durian dan rasa, jadi jika dilihat dari penilian ukuran itu relatif karena persentase nya hanya 10 %,” ujarnya.

Tidak hanya Sri Rukmini, sudut pandang dalam penilaian yang sama pun juga dilakukan ke empat juri lainya baik dari Trubus, Thomas Eko Obor Tani, Pratomo maupun Endah Retno Suyanti dari Dinas Pertanian Kota Semarang.

Terbukti mereka dan dewan juri yang lain tak henti merasakan tekstur dan rasa buah durian dari para partisipan lomba.

Test Pen, sebuah alat khusus pendetekai kualitas dan rasa buah durian pun dipakai untuk lebih meyakinkan dewan juri menentukan perolehan skor penilaian.

Terhitung, satu Jam kesemua dewan juri telah melakukan penilian dan hasil pemenang akan diumumkan di puncak acara, Sabtu 25 Februari 2017 oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi). (RS)

193
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>