Sebarkan berita ini:

5-KAMMISEMARANG[SemarangPedia] – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jawa Tengah menggelar aksi di halaman Gedung DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang, Senin. (5/9)

Mereka menolak pengadaan mobil dinas (Modin) untuk Gubernur dan anggota dewan yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

Aksi damai yang dimulai dari Bundaran Air Mancur Jalan Imam Bardjo, sejumlah perwakilan mahasiswa mengendarai becak yang ditempeli spanduk “Becak Harga Rp27,6 miliar” menuju gedung DPRD Jateng di Jalan Pahlawan Semarang. Sarana angkutan becak itu digunakan untuk aksi unjukrasa sebagai simbol tidak adanya keberpihakan kepada rakyat kecil.

Menurut Ketua KAMMI Jawa Tengah Amin Suryanto, pengadaan mobil dinas untuk gubernur dan anggota dewan yang mencapai Rp26,7 miliar itu menghabiskan anggaran. Pasalnya, saat ini warga miskin di Jawa Tengah masih tinggi, sehingga anggaran tersebut dapat dialihkan untuk mereka yang masih membutuhkan bantuan.

“Ini menjadi ironi, di tengah kondisi angka kemiskinan di Jawa Tengah melonjak mencapai 13,04%  pada tahun ini, bahkan dianggarkan pengadaan mobil dinas yang cukup besar,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjutnya, KAMMI Jateng menuntut pengembalian kembali mobil dinas yang telah dipakai para pejabat sebagai bentuk simpati kepada rakyat miskin.

“KAMMI juga menuntut Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dalam hal ini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi untuk lebih fokus kepada program pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah yang saat ini masih tinggi,” tuturnya. (RS)

107
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>