Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Puluhan pegawai non Aparatur Sipil Negara (Non ASN) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang menggelar aksi di Balaikota Semarang, Jalan Pemuda, Senin. (10/4)

Mereka menuntut permasalahan objektivitas dan transparansi serta akuntabilitas Pengadaan Pegawai Non ASN secara swakelola di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang

Dalam aksinya pegawai Non ANS yang tergabung dalam Aliansi sebelumnya melakukan long march dari Kantor Dinas Pemadam Kebakaran menuju Gedung Balaikota Semarang.

Aksi tersebut dilakukan juga karena mereka menduga maladministrasi dalam proses rekrutmen pegawai Non PNS di Lingkungan Dinas Pemadam kebakaran, yang berujung sekitar 40 pegawai non ASN tidak lolos pada tahap seleksi.

Mereka diterima perwakilan Pemerintah Kota Semarang yang diwakili Asisten Sekda Kota Semarang, Trijoko Sardjoko untuk beraudiensi.

Dalam audiensi Roni Suprianto selaku Juru Bicara Aliansi Pemadam Kebakaran Menggugat mengatakan ada indikasi atau dugaan Maladmisitrasi terkait dengan pengadaan pegawai Non-PNS di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran, yakni terkait dengan permasalahan objektifitas, transparasi dan akuntabilitas.

“Saat diumumkan pada 31 Maret lalu, dalam persyaratan pendaftaran dinyatakan pengalaman kerja di bidang pemadam kebakaran menjadi salah satu prioritas . Namun,  sekitar 40 orang pendaftar yang telah memiliki pengalaman dan telah bekerja di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang dinyatakan tidak lulus, justru yang tidak memiliki pengalaman dinyatakan lulus,” ujarnya.

Hasil dari seleksi tersebut, lanjutnya,  sempat dipertanyakan oleh pihaknya kepada Kepala Dinas Kebakaran Kota Semarang Arief Rudiyanto,  namun, diperoleh penjelasan mereka tidak lulus calon pegawai non PNS tersebut lantaran berkelakuan tidak baik dan sebgian lainya tidak memiliki KTP Semarang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Arief Rudianto menuturkan penilaian diterima atau tidaknya para pendaftar di dinas pemadam kebakaran ada di panitia.

Menurutnya, adapun penilaiannya yang diterima adalah nilainya 64 minimal dengan rata-rata nilai mereka ada di bawah itu, ada 59 dan ada yang 50.

“Jumlah yang diterima tahun ini di dinas pemadam yaitu sebanyak 299 orang, sedangkan jumlah total pendaftar ada 2.589 orang. Jika tidak puas dengan hasil ini, silakan menggugat ke pengadilan tata usaha,” tuturnya.

 

257
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>