Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Sebuah Gunungan Durian mini setinggi dua meter, yang didekorasi dengan balutan hasil pertanian mulai singkong, pisang dan buah lainnya, terpampang di depan panggung utama Festival Durian 2017 yang digelar di Lapangan Waduk Jati Barang Semarang.

Suguhan gunungan itu memang sudah ditunggu – tunggu oleh para pengunjung. Sejak pagi mereka sudah berkerumun di gerbang utama Festival Durian 2017 itu.

Di tengah cuaca terik yang sempat menaungi lapangan, tidak menyurutkan pengunjung untuk tetap menunggu sampai gunungan itu dibagikanya terutama untuk mendapatkan durian.

Acara itu dibuka langsung oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Sabtu (25/2) setelah sebelumnya menyakisikan kirab dan memberikan sambutan, gunungan durian pun sontak dibagikan.

Meski panitia acara telah menghimbau  bahwa gunungan durian akan dibagikan berurutan untuk menghindari saling dempet dan berebut, namun kenyataannya tetap saja sulit dilakukan hingga perebutan durian pun oleh pengunjung terjadi.

Setelah secara simbolis Hendi sapaan akrab Walikota Semarang Hendrar Prihadi memberikan sebuah durian dari gunungan, sontak pengunjung merapat, berdempetan berebut meraih gunungan durian itu.

Seakan sudah tahu apa yang selanjutnya terjadi, Hendi pun langsung berbegas, mundur, kembali ke kursi VIP.

Puluhan pengunjung pun tidak kuasa menahan nafsu untuk mendapatkan durian dan tanaman pertanian secara gratis.

Seolah tak mempedulikan yang diperebutkan adalah buah berkulit duri, pengunjung tetap saja nekat. Ada yang berhasil, dan ada pula yang tidak, salah satunya Febri. Bersama tiga kawanya mereka mencoba peruntungan meraih durian utuh dari gunungan.

“Kebetulan ada rangkaian acara gunungan durian yang dibagikan gratis jadi saya datang dari pagi pukul 8.00 WIB,” ujar pria yang berdomisili di Banyumanik.

Usaha menunggu yang mereka lakukan ternyata tidak membuahkan hasil. Satu durian pun tidak diraih dan dibawanya.

“Berdesakan memang situasi agak ngeri, jadi saya mencari aman dan takut buah durian jatuh kena tangan atau kepala,” tuturnya.

Meski tak mendapat buah utama, buah durian untuk disantap, untungnya mereka bertiga mendapat tanaman pertanian berupa singkong dan pisang.

“Yah syukur, untung bisa ambil sebatang singkong dan pisang, Yang dapet durian berarti rejekinya,” ujarnya. (RS)

 

279
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>