Sebarkan berita ini:

PURWOREJO[SemarangPedia] – Raja Keraton Agung Sejagat Totok Santoso semula akan menjadikan pusat pariwisata di Desa Pogung Jurutengah dan sudah menyiapkan proposalnya untuk membangun sebuah keraton.

Dalam proposal itu disebutan akan dibangun keraton lengkap dengan kebun binatang mini, kolam renang, sendang, homestay dan fasilitas lain.

Muhammad Imron Sholeh, Empu Keraton Agung Sejagat saat menunggu pemeriksaan oleh penyidik Polda Jateng di Mapolres Purworejo (21/1) menuturkan dia yang ditugasi oleh Totok Santosa, Raja Keraton Agung Sejagat untuk memahat batu besar berdiameter 1,7 m yang dijadikan prasasti (tetenger).

“Waktu pemahatan sekitar 2 minggu, yang memberikan gambar Pak Totok dalam bentuk print. Diberi ongkos suka rela saja,” ujar Imron warga Desa Pengaringan, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo itu.

Selain Imron, ada tiga anggota Keraton Agung Sejagat lain yang dipanggil oleh penyidik terdiri Chikmawan (Resi), Prasetyo (mahapatih/humas) dan Sarwono (punggawa). Mereka sudah diperiksa 2 kali oleh penyidik.

“Saya mau bergabung dengan Keraton Agung Sejagat karena saya pikir untuk nguri-nguri kebudayaan Jawa. Bahkan Pak Totok selalu mengajarkam kepada kami bagaimana menjadi orang Jawa yang tidak kehilangan ‘Jawanya’,” tutur Imron yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan.

Dia pun  ikut membangun tembok dan bangunan yang diklaim sebagai Keraton Agung Sejagat itu. (RS)

5
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>