Sebarkan berita ini:
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna

SEMARANG[SemarangPedia] – Raja Keraton Agung Sejagat Totok Santosa yang berhasil diitangkap beberapa waktu lalu akhirnya mengakui kalau dia berimajinasi atau ‘halu’, menyusul tim psikologi tetap akan didatangkan oleh Polda Jateng.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan pemeriksaan terhadap Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, Totok Santosa dan Fanni Amiandia masih terus dilakukan hingga saat ini.

Dari pengakuan tersangka, lanjutnya, mereka mengarang semua cerita tentang kerajaan itu menjadi hal baru dengan berimajinasi.

“Sudah mengaku bersalah dan yang dikatakan dapat wangsit itu hanya khayalannya, kemarin kan masih merasa benar itu adalah dari wangsit, dan kini sudah mengakui hanya khayalannya,” ujar Iskandar, Senin (20/1).

Bahkan sebelumnya Totok yang mengaku keturunan Mataram atau Majapahit juga ternyata khayalan belaka. Tim ahli sejarah juga sudah didatangkan untuk mendalami hal itu.

“Sebelumnya masih berbelit, mengaku dapat wangsit dan keturunan kerajaan, padahal tidak ada sama sekali keturunan kerajaan, sudah kita cek ahli sejarah dan budaya, tidak ada keturunan raja Mataram atau Majapahit, dia sudah akui kalau mengada-ada,” tutur Iskandar.

Sementara itu, para tersangka sudah mengakui  kerajaan Keraton Agung Sejagat hanya khayalan, jadwal pemeriksaan psikolog tetap akan dilakukan. (RS)

8
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>