Sebarkan berita ini:

7-Raperda1SEMARANG[SemarangPedia]  – Molornya persetujuan Raperda CSR yang diusulkan eksekutif kepada DPRD Jateng berakibat upaya pengentasan kemiskinan terkendala hingga tidak bisa optimal.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan Perda CSR sudah diajukan sejak lama kepada DPRD dan bertahun tahun tidak selesai, sehingga menjadi penyebab sulitnya mengupayakan pengentasan kemiskinan di wilayah Jateng.

“Raperda CSR sudah ada di Dewan. Kalau Perda CSR bisa digodok oleh legislative cepat, maka banyak kekuatan yang bisa kita berikan,” ujarnya di Semarang Selasa (7/6).

Menurutnya, CSR dari berbagai perusahaan swasta di Jateng di satukan untuk membantu biaya sekolah pelajar dari keluarga tidak mampu, sehingga yang bersangkutan dapat mengenyam pendidikan lebih dan terhindar dari droup out sekolah.

Perusahaan di Jateng, lanjutnya, sebenarnya banyak yang peduli dengan kemiskinan dan menganggap permasalahan bersama.

“Mereka sadar bahwa kemiskinan bukan merupakan pekerjaan rumah pemerintah saja, tetapi juga tanggungjaawab bversama, ” tuturnya.(RS)

64
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>