Sebarkan berita ini:

29-demo-buruh1SEMARANG[SemarangPedia] – Ratusan buruh dari sejumlah kabupaten/kota yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis (29/9).

Ratusan buruh itu, mengawali aksinya dari kawasan Simpanglima menuju Jalan Pahlawan dengan berjalan kaki serta membawa spanduk dan bendera FSPI menuju Kantor Gubernur.

Mereka menuntut pemerintah untuk mencabut Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Selain itu, juga meminta Undang-undang Tax Amnesty dicabut.

Menurut koordinator aksi Luqmanul Hakim, PP nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan itu tidak berpihak kepada buruh. Selain PP juga telah mengabaikan peran serikat pekerja dalam penetapan upah minimum.

“Kami melakukan aksi bukan hanya untuk sekedar menuntut kenaikan upah. Dalam PP nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan itu telah meniadakan peran serta dewan pengupahan,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, para buruh juga menuntut pemerintah untuk mencabut undang-undang Tax Amnesty, meskipun undang-undang  pajak sudah disahkan dalam siding paripurna DPR RI.

Undang-undang Tax Amnesty hanya menguntungkan bagi para pengemplang pajak.Sementara para buruh dikenakan pajak tidak pernah ada pengampunan. “Bahkan upah minimum yang nilainya sangat minim yang diterima buruh malah dipotong pajak. Apakah ini adil??,” tuturnya. (RS)

 

124
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>