Sebarkan berita ini:

31-demo-buruhSEMARANG[SemarangPedia] – Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggelar unjukrasa di pintu gerbang Kantor Gubernuran Jawa Tengah, di Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (31/10).

Dalam aksinya mereka membawa spanduk bertuliskan tuntutan buruh dengan menolak upah murah, hapus sistem kontrak bagi buruh dan cabut PP 78 tentang pengupahan.

Menurut koordinator aksi unjukrasa Agung Pujo, PP 78 tentang Pengupahan harus segera dicabut oleh pemerintah, mengingat dalam PP tersebut upah buruh tidak sesuai dengan kebutuhan hidup layak, sehingga nasib buruh semakin terpuruk.

“Aturan yang tertuang dalam PP 78 tentang pengupahan telah melanggar konstitusi, karena, kebutuhan hidup layak (KHL) tidak lagi ditentukan dengan survei dan rapat dewan pengupahan di tingkat kabupaten/kota. KHL hanya dihitung lima tahun sekali dengan perhitungan dari BPS bukan melalui survei pasar oleh dewan pengupahan,” ujarnya di tengah massa unjukrasa.

Dia menilai dalam PP 78 tentang Pengupahan itu dimaksudkan agar kaum buruh tidak lagi ikut dalam menentukan upah. Selain itu, melumpuhkan fungsi dewan pengupahan dalam menentukan upah minimum kabupaten/kota (UMK).

“Dengan demikian, PP 78 tentang Pengupahan, Kita Tolak!! Karena melanggengkan politik upah murah yang menyengsarakan pekerja,” tuturnya.

Aksi unjukrasa tersebut mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian ,sehingga berjalan lancar dan damai. (RS)

118
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>