Sebarkan berita ini:

11-demoSEMARANG[SemarangPedia] – Ratusan masa dari sejumlah ormas Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) Jateng dan DIY menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung Gubernuran Jawa Tengah, di Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa siang. (11/10)

Dalam aksinya mereka menolak dengan tegas berbagai kegiatan perayaan memperingati 10 Asyuro  oleh  kaum  Syiah, yang rencananya akan digelar di Kota Semarang.

Menurut koordinator aksi unjukrasa Marzuki, perayaan Asyuro oleh kaum Syiah di Semarang dan berbagai daerah di wilayah Jawa Tengah, berpotensi menimbulkan keresahan dan konflik horisontal di kalangan masyarakat.

“Peringatan Asyuro yang di dalamnya ada ritual penghujatan dan penghinaan terhadap para sahabat Rasulullah Muhamad SAW, jelas sebagai bentuk pelanggaran Undang-Undang No 1/PNPS/1965 tentang penodaan agama serta melanggar KUHP pasal 156a tentang penistaan agama,” ujarnya saat aksi unjukrasa.

Dengan demikian, lanjutnya, FUI mendesak seluruh aparat penegak hukum di wilayah Jawa Tengah untuk tidak memberikan ijin kegiatan perayaan peringatan 10 Asyuro di semua wilayah di Jawa Tengah.

Sebelumnya, ratusan masa yang mewakili beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Jawa Tengah  dan DIY, Kamis pagi (6/10), mendatangi Mapolda Jateng, di Jalan Pahlawan, Semarang.

Mereka menggelar aksi menolak acara peringatam Hari Asyura yang rencananya digelar kaum Syiah di Kota Semarang. Selain itu, mereka ingin bertemu dengan Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono.

Namun, niat mereka untuk bertemu Kapolda Jateng itu tidak terwujud karena Kapolda dinyatakan sedang bertugas di luar kota. (RS)

200
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>