Sebarkan berita ini:

????????????????????????????????????

SEMARANG[SemarangPedia] – Lebih dari 100.000 warga di Jawa Tengah dipastikan bakal mengikuti Gerakan Nusantara Mengaji yang akan digelar serentak pada Sabtu 7 Mei 2016 mulai Pkl 19.00 WIB dan berakhir Minggu 8 Mei 2016 Pkl 17.00 WIB.

Para peserta sebanyak itu, akan membaca Alquran hingga khatam di 1.697 dengan lokasi yang tersebar di 35 kabupaten/kota di provinsi ini serta pada tempat berbeda seperti di masjid, mushola, pondok pesantren, TPQ, sekolah, madrasah, kantor pemerintahan dan rumah-rumah warga.

Koordinator Gerakan Nusantara Mengaji Wilayah Jawa Tengah, Sukirman mengatakan untuk Jawa Tengah hingga saat ini sudah terdapat 133.971 peserta.

“Data pendaftaran yang ditangani panitia lokal tersebut terupdate per 2 Mei, bahkan diperkirakan akan terus bertambah hingga hari H penyelenggaraan, belum termasuk masyarakat yang melakukan pendaftaran melalui online situs  web (www.nusantaramengaji.com),” ujarnya, Senin. (2/5)

Di Jateng, lanjutnya, gerakan yang diprakarsai oleh Muhaimin Iskandar ini, akan dipusatkan di dua lokasi yakni Ponpes Assalafiyah Bulukamba Brebes yang diasuh KH SUbhan Makmun. dan di Ponpes Tahfidz Yanbu’ul Quran asuhan KH Ulin Nuha Arwani AH.

“Dua lokasi itu ada acara seremonial yang dihadiri para menteri dalam Kabinet Kerja. Kalau lainnya digelar di 35 Kabupaten/Kota,” tuturnya.

Secara Nasional, dia menambahkan gerakan Nusantara Mengaji  ini akan mengkhatamkan pembacaan 300.000 Alquran sampai khatam.  Khataman akan dimulai serentak.

Menurutnya, rrencananya, Gerakan Nusantara Mengaji, akan dibuka secara serentak se Indonesia melalui siaran langsung di televisi yang dipimpin langsung oleh Muhaimin Iskandar, pada Sabtu (7/5/2016) pukul 19.00 WIB.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, dapat melalui website www.nusantaramengaji.com, atau melalui SMS, WA, Telegram ke HP 0856 2631767. Dengan format Ketik Nama, Alamat, Juz yang akan dibaca. “Ayoo menjadi bagian dari sejarah mengaji Al  Quran untuk nusantara. Mari kita ‘merajah’ (meruwat) Indonesia,” ujar Sukirman.

Dia yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Jateng mengatakan selain menjalin kerja sama dengan NU dan Muhammadiyah, juga menggandeng Pemprov Jateng dan Pemerintah Kabupaten/Kota se jateng.

Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Magelang, yang juga Panitia Nasional Gerakan Nusantara Mengaji, KH Muhammad Yusuf Chudlori, menambahkan saat ini  Indonesia  sedang mengalami kegaduhan politik, sosial, dan ekonomi.

“Teror masih saja berlangsung di berbagai daerah, terkini terjadi di Kota Magelang, siapa saja bisa menjadi korban,” ujarnya..

Menurutnya, Nusantara mengaji adalah ikhtiyar dengan cara bermunajat memohon pertolongan Allah agar bangsa ini dijauhkan dari segala bala’ serta diberi kekuatan untuk mampu mengatasi persoalan bangsa, demi terwujudnya keselamatan, kesejahteraan, keberkahan bangsa Indonesia.  (rs)

122
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>