Sebarkan berita ini:

18-hena1SEMARANG[SemarangPedia] – Sebanyak 241 Henna artist dari berbagai penjuru Indonesia berhasil menciptakan rekor “Karya Henna Art Terbanyak oleh 241 seniman Henna” versi Lembaga Prestasi Indonesia – Dunia (LEPRID) yang digelar di Mall Citraland Semarang Selasa (18/10).

Henna artist atau pelukis yang menuangkan keterampilannya melukis di atas kulit tangan, mengunakan bahan daun inai atau yang popular dengan istilah pacar. Ratusan seniman henna itu melukis di atas tahgan ribuan pengunjung yang hadir di Mall Citraland Semarang.

Kegiatan yang menarik itu, banyak mengundang perhatian hingga pengunjung mall memadati arena Henna. Pengunjung yang dilukis gratis oleh seniman henna tersebut terlihat begitu antusias. Tidak hanya kaum hawa, bebrapa laki-laki pun juga berbaur untuk di henna.

Menurut Direktur LEPRID Paulus Pangka, melalui kegiatan tersebut, LEPRID mencatat Karya Henna Art Terbanyak oleh 241 seniman Henna. Bahkan kegiatan itu bukan hanya mengejar kwantitas semata.

“Lebih dari itu, kegiatan pemecahan rekor henna ini secara tidak langsung mendongkrak ekonomi kreatif. Pasalnya, melalui acara ini memiliki sejumlah komponen pendukung lukisan henna yang memiliki multiplayer efek atau dampak positif luas. Apalagi, saat ini industri kreatif baru digalakkan, sehingga karya henna art ini akan memacu generasi muda untuk semakin berkreasi,” ujarnya.

18-hena2Executive Coordinator Henna Club Indonesia, Dian Rosianti mengatakan pemecahan rekor versi LEPRID ini tidak sekedar menorehkan seni henna di tangan pengunjung. Namun, tato temporer yang mereka buat sarat akan berbagai motif Indonesia.

“Motif Indonesia yang dimaksud adalah seperti batik, ukir dan arsitektur khas Indonesia. Tantangannya adalah bagaimana membuat itu semua dalam karya seni henna,” tiuturnya.

Selain melukis gratis bagi pengunjung, ratusan seniman tersebut berkompetisi dalam lomba henna. Poin utama penilaiannya pada keselarasan memadukan motif Indonesia dengan seni henna.

Bertindak sebagai juri adalah Halla Shahab, Ima Habsyi, dan Akbar Henna dari Jakarta, Radha Al Jufri (Solo) dan Zakia Arsad (Surabaya). (RS)

 

316
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>