Sebarkan berita ini:

12-ABPDSEMARANG[SemarangPedia] – Realisasi belanja APBD di daerah sebagian besar berjalan lamban akibat terkendala kebijakan regulasi dengan pemerintah pusat melalui beberapa kementerian,

Bupati Kudus Musthofa mengatakan Pemkab Kudus dalam melaksanakan realisasi belanja APBD berjalan lamban, akibat terjadinya tumpang tindih regulasi antar kementerian, meski pihaknya tengah berupaya memaksimalkan belanja APBD untuk memacu pertumbuhan ekonomi di wilayahnya.

Namun, lanjutnya,  pemasalahnya regulasi yang mengikat banyak tumpang tindih, sehingga penggunaan belanja APBD membutuhkan kehati- hatian yang berdampak pada  pencairan anggaran menjadi lamban.

“Penggunaan APBD harus tertib aturan, bukan menunda belanja APBD,” ujarnya, Kamis. (12/5).

Dia menyakini penggunaan APBD bisa 100%, jika dana alokasi khusus bisa maksimal, meski diakui tahun ini tidak ada dana hibah, sehingga pencairan APBD hanya berkisar 90%.

Dengan demikian, lanjutnya, pihak akan mengusulkan adanya keputusan presiden agar regulasi yang silang tumpang tindih bisa terurai, sehingga tidak ada pengendapan dana APBD.

“Dana APBD sebenarnya tidak mengendap lama di bank daerah, hanya harus sesuai aturan untuk pengguanaan. Untuk menghindari kesalahan regulasi, lebih baik menunggu aturan yang jelas,” tuturnya.

Presiden Jokowi diketahui memerintahkan pemerintah daerah untuk segera membelanjakan APBD senilai Rp220 triliun yang masih mengendap di bank.

Dalam menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2016, Kepala Negara juga mengingatkan anggaran yang dimiliki daerah harus segera dibelanjakan untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Pada Desember 2015, APBD yang berada di Bank Daerah mencapai Rp90 triliun. Namun, per April 2016, anggaran belanja meningkat hingga Rp220 triliun hingga terkesan belanja modal daerah belum berjalan seperti yang diharapkan.

122
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>