Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia]  – Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah mencatat adanya penurunan klaim sebesar 10,94% selama pandemi Covid-19, yang disebabkan rendahnya angka kecelakaan lalu lintas sepanjang periode awal tahun hingga Juli 2020.

Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Tengah Jahja Joel Lami mengatakan selama pandemi Covid-19, mobilitas kendaraan di wilayahnya mengalami penurunan aktifitas, hingga angka kecelakaan juga mengalami penurunan yang dampknya klaim yang dibayarkan juga ikut merosot.

Berdasarkan catatannya, mulai dari awal 2020 hingga Juli ini total klaim yang dibayar mencapai Rp240 miliar. Nilai sebesar itu turun 10,94% atau sekitar Rp29 miliar dibanding periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai  sebesar Rp 269 miliar.

“Dari data korban yang mengalami kecelakaan dapat kita sampaikan usia penerima santunan usia produktif 25-55 tahun mendominasi dengan 43.42”, disusul usia pelajar 05-24 tahun 31.71%, usia lansia diatas 55 tahun 23.06% dan usia balita 00-04 tahun 1.82%,” ujarnya, Kamis (27/8).

Sedangkan dari segi kendaraan penyebab kecelakaan 59,09% didominasi oleh sepeda motor, kemudian mobil penumpang pribadi 20.57%, truck 17.02%, mobil penumpang umum 2.11%, disusul kereta api 0.51% dan kategori lainnya 0.7%.

Jahja Joel Lami menuturkan sebagai salah satu bentuk kepedulian di masa Pandemi Covid-19 ini pihaknya tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada para korban dan ahli waris dari kecelakaan lalu lintas, dengan cara memberikan jemput bola dan penyelesaian santunan yang cepat sehingga masyarakat menjadi terlayani dengan baik.

Hal tersebut, lanjutnya, dilakukan tetap mengedepankan protokol kesehatan, di antaranya menggunakan masker, sarung tangan, jaga jarak dan mencuci tangan. Selain memberikan pelayanan yang terbaik, Jasa Raharja juga peduli terhadap pencegahan terhadap virus Covid-19 ini.

Selain itu, dia menambahkan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, PT Jasa Raharja Jawa Tengah juga telah menyerahkan bantuan di antaranya sarana dan prasarana cuci tangan berupa wastafel portable kepada tiga terminal di Kabupaten Semarang meliputi terminal Sisemut, terminal Ambarawa dan terminal Sumowono.

“Kami juga memberikan bantuan berupa 3.000 paket sembako kepada masyarakat Kabupaten Grobogan sebagai kepedulian terhadap mereka yang terdampak Covid-19, serta menyerahkan bantuan sarana dan prasarana cuci tangan berupa wastafel portable kepada dua Terminal di Kota Sermarang meliputi terminal Mangkang dan Terminal Penggaron, “ tuturnya.

Tak hanya itu, tutur Jahja Joel Lami, pihaknya juga telah menyerahkan bantuan berupa paket sarana pencegahan Covid-19 berupa sabun cuci tangan, hand sanitizer, masker dan vitamn C, kepada mitra kerja terkait, serta menyerahkan bantuan Bina Lingkungan berupa sarana kesehatan kepada Terminal Tradisional di Surakarta.

Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah juga membuka sembilan Kantor Pelayanan (KPJR) yang merupakan representasi dari perusahaan dalam tugasnya melakukan penerimaan berkas pengajuan sampai dengan proses penyelesaian pembayaran santunan. Kesembilan Kantor Pelayanan Jasa Raharja berada di Klaten, Kebumen, Wangon, Demak, Sragen, Jepara, Blora, Tegal dan Ungaran.

Tak kalah inovatif, pengajuan santunan online melalui aplikasi “JRku” juga telah diluncurkan. JRku adalah inovasi dari Jasa Raharja dalam bentuk aplikasi mobile yang dapat digunakan oleh masyarakat umum (JRku eksternal) dan juga petugas Jasa Raharja sendiri (JRku Internal) dalam menunjang kegiatan operasional perusahaan.

JRku dapat di download di Google Play untuk Android dan App Store untuk IOS (Apple) dengan called name “JRku – Jasa Raharja”.

Sedangkan fitur yang dimiliki JRku di antaranya Safe My Trip, fitur ini berguna bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor, dapat mengetahui status keberlakukan SWDKLLJ (plat hitam) atau IWKBU (plat kuning) dan juga dapat memberikan arah (rute) hingga tujuan, selain itu informasi rawan kecelakaan dapat dilihat di peta saat melakukan perjalanan.

“Fitur lainnya adalah informasi kecelakaan. Informasi Laka dapat digunakan masyarakat jika melihat kejadian kecelakaan dan menginformasikan kepada JRku. JRku akan menampilkan data informasi tersebut dan berguna bagi masyarakat, sehingga mengetahui daerah-daerah mana saya yang rawan laka lantas,” ujarnya.

Kemudian fitur lain yang dapat dimanfaatkan adalah Fitur Santunan Online yang dapat digunakan oleh masyarakat umum untuk mengajukan santunan melalui aplikasi JRku. Bahkan ada fitur kendaraan (Pribadi) berguna bagi masyarakat yang ingin mengetahui masa laku SWDKLLJ dan juga menyimpan data kendaraanya pada Aplikasi JRku.

“Masih ada fitur kendaraan Umum. Ini berguna bagi Pemiliki PO untuk melihat daftar kendaraan miliknya dan juga melakukan pembayaran IWKBU secara online,” tuturnya. (RS)

29
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>