Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Terinspirasi dari berbagai desain tas ternama di dunia yang sangat menarik, mendorong minat Rere Winter ingin mencoba memproduksi tas berlapisan batik berbagai corak yang menawarkan kesan etnik yang menarik.

“Mulanya batik sangat identic dengan orang-orang tua. Namun, saya ingin agar batik supaya bisa keluar coraknya dan bisa dinikmati sebagai bagian dari fashion yang memiliki kelas dunai,” ujarnya saat peluncuran tas batik Rere Winter, di Mal Paragon Semarang. (19/4)

Berbagai pilihan tas batik handmade karya rere Winter pun sangat beraneka ragam desain dan bentuknya sehingga konsumen memiliki banyak pilihan.

Lewat tangannya, batik diubah menjadi lebih futuristik. Bagi Rere batik bisa menjadi pilihan utama para desainer dan penikmat fashion sehingga produk batik mendunia.

Adapun bahan batik yang digunakan, menurut sosialita itu, adalah batik Parang, Semarangan, Pekalongan, Cirebon, solo dan kota lainnya.

“Tas batik Rere Winter menggunakan motif batik yang sedang tren saat ini. Saya selalu mengikuti perkembangan ,” tuturnya.

Untuk memasarkan produknya, Dia mengaku tidak membuka store. Namun, dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasarannya.

“Saya menawarkan melalui media sosial. Adapun harga tas yang ditawarkan bervariasi  mulai Rp 650.000 hingga Rp 1,5 juta per biji,” tuturnya. (RS)

346
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>