Sebarkan berita ini:

kirab dugderanSEMARANG[SemarangPedia] – Tradisi Dugderan di Kota Semarang untuk menyambut datang bulan Rhamadan kali ini, memang digelar berbeda dari tahun –tahun sebelumnya dengan dimulai lebih awal dua hari sebelum Puasa.

Upacara Dugderan yang dilaksanakan pada Sabtu (4/6) di halaman Balai Kota Semarang mulai 13.00 WIB.  Prosesi Karnaval Dugderan melalui rute Balaikota – Jalan Pemuda – Masjid Agung Semarang – Jalan Kartini – Jalan Jolotundo, diakhir di Masjid Adung Jawa Tengah. Sedangkan untuk tanggal 5 Juni 2016 nya akan digelar Karnaval Dugder bagi SD/MI SMP/MTS.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan tahun ini memang berbeda dari biasanya yang dilakukan satu hari sebelum bulan puasa, namun kali ini dilaksanakan dua hari sebelum bulan puasa.

“Hal itu, karena kita menghormati barangkali ada perbedaan-perbedaan yang muncul dalam penentuan 1 Ramadhan” ujar Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi.

kirab dugderan1
Menurutnya, Tradisi Dugderan yang sudah dilakukan sejak turun temurun ini menjadi sebuah transisi pertanda akan datang bulan Ramadhan, dan prosesi karnawal dengan oenampilan yang berbeda. Sementara pasar malam tetap digelar di JLN Gus Salim, di depan Masjid Agung Kauman serta di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) .

Karnval Dugderan yang dimeriahkan dengan penampilan marching band dari Akademi Militer Magelang dan diikuti oleh perwakilan Sekolah dari SD hingga SMA/SMK se Kota Semarang, seluruh kecamatan dan segenap stakeholder yang meramaikan pawai tersebut.

Slamet Widodo koordinator utusan dari Ormas Muhammadiyah yang lebih dahulu menentukan 1 Ramadhan jatuh pada  6 Juni 2016 mengungkapkan  pihaknya menyiapkan 600 personil untuk mengikuti pawai dugderan yang terdiri dari murid SD-SMP-SMA/SMK Muhammadiyah se Kota Semarang.

Masyarakat terlihat semarang sangat antusias sekali mengikuti acara tradisi itu, ribuan manusia memadati rute jalan karnawal dugderan untuk melihat arak-arakan warak ngendog yang menjadi ciri khas setiap kali Dugderan digelar,  hingga menyebabkan kemacetan dibeberapa ruas jalan protocol. (RS)

 

175
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>