Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Ribuan pasang mata yang tersebar sepanjang Titik Nol Kilometer Kota Semarang, di Gedung Kantor Pos Johar- Jalan Dadapsari hingga Lawang Sewu, dihanyutkan penampilan menakjubkan oleh parede busana megah empat karifan lokal dalam acara Semarang Night Carnival (SNC) 2017, Sabtu malam lalu. (6/5)

Karifan lokal yang diperagakan oleh sekitar 400 peserta dari di antaranya Burung Blekok, Kuliner Semarang, Lampion dan Bunga Sepatu serta ainnya  dipertunjukan secara berurutan.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan kearifan lokal yang tersaji merupakan wujud dari tema SNC yang memasuki gelaran ke tujuh pada tajuk Paras Semarang.

“Spesial tahun ini kami turut mengundang peserta dalam negeri ada dari Sawah Lunto, Jepara, Jember serta Kendal juga negara sahabat Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam dan Sri Langka untuk turut memeriahkan SNC 2017,” ujarnya.

Hendi sapaan akrabnya Hendrar Prihadi menuturkan pihaknya senantiasa meningkatkan kualitas dan kuantitas gelaran SNC, agar menarik wisatawan dalam maupun luar negeri sehingga menjadi agenda rutin tidak hanya nasional bahkan internasional.

“Berbicara raung lingkup pariwisata SNC ini sudah menjadi gelaran lingkup nasional, bahkan menuju wisata kelas Internasional,” tuturnya.

Paerade dibuka pukul 19.30 WIB, arak – arakan tersebut di awali dengan penampilan atraktif dari defile marching band Akmil dan kemudan disusul Burung Blelok yang mana merupakan burung satwa endemik pesisir utara Semarang yang Ikonik dimana hanya bisa dijumpai di Kawasan Kompleks Banteg Raider Srondol.

Tidak hanya sampai disitu, defile Kempang Sepatu dengan busana serba oranye dibalut pernak – perniknya dipergakan dengan elok. Defile Kuliner Semarang juga tidak kalah heboh. Gambaran kuliner baik bandeng presto, wongko babat, tahu pong, lunpia dalam kreasi busana disuguhkan megah.

Defile Lampion yang mengambarkan alkulturasi budaya yang menutup peragaan empat kearifan lokal itu menjadi pemikat yang membuat ribuan masyarakat terpana.

Aksi busana dari Sawah Lunto, dengan songket bunga mataharinya, Jepara dengan busana gambaran hasil keindahan ukiran dan alam lautnya, defile Jember serta Kendal juga menarik pehatian.

Menariknya empat negara sahabat Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam dan Sri Langka juga turut berpartisipasi dalam arak- arakan dengan menyuguhkan kebudayaan masing – masing. (RS)

162
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>