Sebarkan berita ini:

10-rsud-ambarawaUNGARAN[SemarangPedia] – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa, Kabupaten Semarang dijadikan model rumah sakit ramah anak oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), setelah dinilai mampu memberikan pola pelayanan yang ramah anak serta memberikan pelayanan yang baik terhadap kebutuhan anak.

Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Semarang Romlah mengatakan RSUD Ambarawa akan dijadikan model rumah sakit ramah anak itu, hasil dari peninjauaan langsung oleh Menteri PPPA saat di Kabupaten Semarang beberawa waku lalu.

Menurutnya, suasana dan lingkungan rumah sakit yang sangat nyaman bagi anak merupakan salah satu faktor dijadikannya RSUD Ambarawa sebagai model rumah sakit ramah anak oleh Menetri PPPA.

“Ketika memasuki lingkungan RSUD, anak merasa nyaman dan tidak terintimidasi, sehingga idak ada rasa takut karena seragam dokter dan tenaga medis lain yang menyenangkan, penggunaan selang dan jarum infus yang juga tidak menakutkan anak. Ini menjadi titik penting di RSUD Ambarawa,” ujarnya di sela-sela peringatan Hari Anak Nasional di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Jum’at. (9/9)

Semenatara Menteri PPPA Yohana Yembise mengatakan meskipun sudah sangat nyaman, namun masih ada beberapa hal yang harus dibenahi. Bahkan Kementrian PPPA akan melakukan pendampingan.

“Hasil kunjungan ke Puskesmas dan RSUD Ambarawa memang sudah ramah anak. Namun, masih ada yang harus dibenahi dan Kementerian PPPA akan melakukan pendampingan. Kita mentargetkan pada 2030 sudah menjadi Indonesia layak anak.” Tuturnya saat meninjau RSUD Amabarawa beberapa waktu lalu.

Menurut Bupati Semarang, H. Mundjirin, Pemkab Semarang akan terus berkomitmen untuk menjadikan seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Kabupaten Semarang menjadi tempat kesehatan layak anak.

“Ke depan akan disediakan tempat khusus untuk bermain anak yang sakit dan yang sehat secara terpisah, sehingga mereka nyaman saat dilingkungan rumah sakit,” tuturnya. (RS)

215
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>