Sebarkan berita ini:
Rukiyanto, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang
Rukiyanto, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang

SEMARANG [SemarangPedia] – Ideologi dasar negara Indonesia dan menjadi landasan keputusan bangsa Indonesia yang mencerminkan kepribadian bangsa dan sebagai dasar dalam mengatur pemerintahan negara. Dalam Pendidikan dan Kehidupan bangsa Indonesia peran Pancasila sangat dibutuhkan peran Pancasila didalamnya.

Arus Globalisasi yang begitu cepat merasuk kedalam masyarakat terutama dikalangan kaula muda. Dampak dari pengaruh tersebut membuat anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai Bangsa Indonesia, terlihat banyaknya kejadian negatip yang melibatkan para generasi muda berurusan dengan para penegak hukum.

Dengan landasan itulah Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Rukiyanto mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang untuk menerapkan bagi Penerimaan Peserta Didik (PPD) Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat baik Negeri maupun Swasta hukumnya wajib untuk hafal Pancasila.

“Jika hal itu harus diterapkan di sekolah-sekolah Kota Semarang, maka kami mendesak kepada Disdik bahwa salah satu syarat PPD SMP dan SMA di Kota Semarang harus hafal Pancasila. Yang kita tekankan disini adalah pembentukan karakter siswa agar dapat paham tentang Pancasila,” kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Pihaknya menegaskan, jangan sampai masih ada publik figur yang baru-baru ini dijadikan panutan masyarakat justru belum tahu Pancasila sehingga menimbulkan keprihatinan kalangan Dewan. Dengan adanya persyaratan tersebut nantinya diharapkan bisa lebih menanamkan karakter bangsa dimulai dari generasi muda.

“Karena sampai sekarang ini banyak di Media Sosial (Medsos) yang mengungah foto yang melecehkan lambang negara kita dan itu dilakukan oleh para generasi muda yang notabennya mereka adalah generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Ruki menambahkan, langkah kecil ini guna menumbuhkan semangat nasionalisme, menanamkan dan mengamalkan nilai nilai Pancasila, selektip terhadap pengaruh Globalisasi baik di bidang politik, idiologi, serta sosial budaya khususnya pada generasi penerus bangsa.

“Adanya langkah antisipasi tersebut, maka generasi penerus bangsa ini mampu menangkis pengaruh Globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadapap bangsa. Sehingga kedepan generasi muda sebagai peneus Bangsa Indonesia ini tidak akan kehilangan kepribadian serta nilai dari Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap kokoh di tanggan mereka,” tungkasnya.

152
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>