Sebarkan berita ini:

2-RukmaSEMARANG[SemarangPedia] – Rencana perampingan Satuan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang akan dilakukan Pemprov Jateng harus digarap secara serius, transparan dan sesuai perundang-undangan, sehingga hasilnya akan lebih optimal.

Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi mengatakan jika jumlah SOTK belum ada kepastian bakal semakin menyulitkan rencana anggaran 2017 untuk menentukan, karena Raperda SOTK juga harus bisa segera diselesaikan.

Dia menuturkan percepatan raperda SOTK bisa selesai itu, bukan berarti terburu-buru untuk tanpa mempertimbangkan kualitas, yang dikhawatirkan melahirkan Perda asal jadi. Namun, penyelesaian untuk mengejar waktu dengan digarap serius,” ujarnya, di Semarang.

Dari rencana awal Raperda SOTK ditargetkan sudah selesai 25 Agustus mendatang. Namun, prosesnya masih meragukan dan kemungkinan terjadi molor, karena penggarapan raperda itu setidaknya butuh sekitar dua bulan.

“Yang harus diteliti, adalah mengenai dinas dan biro mana yang dilikuidasi, atau justru dipisah. Rancangan ini cukup rumit mengingat harus sesuai kiblat reformasi birokrasi, yaitu miskin struktur tapi kaya fungsi,” ujarnya.

Selain mengawal proses penggodogkan Raperda, lanjutnya, DPRD juga akan mengawasi proses pemilihan kepala dinas. Tes yang rencananya akan digelar untuk mencari potensi dan kompetensi kepala dinas, harus dilakukan secara transparan dan harus sesuai dengan perundang-undangan.

“PNS ekselon II kan bakal berkurang karena SOTK-nya juga berkurang. Nah, tes pemilihan ini harus transparan,” tuturnya. (RS)

77
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>