Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Tren makanan Korea yang beberapa tahun terakhir ini booming dan begitu digandrungi masyarakat, termasuk pecinta kuliner di Semarang, semakin  mendorong Kedai Kepo turut ikut andil dalam mengolah citarasa khas negeri Gingseng itu.

Ada dua varian menu baru dari Kedai Kepo yang menyajikan makanan khas Korea yang telah dimodifikasi, namun tidak menghilangkan citarasa aslinya berupa makanan Cheese Dakgang Jeong dan Spicy Ramyoen Mozarella.

“Cheese Dakgang Jeong itu ayam goreng krispi ala Korea dengan bumbu fermentasi sambel Korea yang dimana di kedai kepo kita kasih sentuhan keju mozarela,” ujar Yuli pemilik Kedai Kepo.

Sedangkan, lanjutnya, Spicy Ramyoen Mozarella itu mie kuah ala Korea yang dihidangkan bersama rumput laut telur scramble, sayur, daging dan ditambah mozarela.

“Kalau ini kita buat super pedas dan orang yang suka pedas harus mencoba menu ini,” tuturnya.

Yuli menuturkan untuk membuat makanan ala Korea itu awal mulanya hanya belajar otodidak dari berbagai sumber baik melalui media sosial, buku maupun masukan dari rekannya.

“Ide awal manu Korea ini dari saya sendiri dan memang semua keluarga suka masak kita coba membuat menu ala Korea ini shingga mendekati rasa asli,” ujarnya.

Sejak 2016, Yuli bersama keluarga beberapa kali melakukan percobaan untuk menemukan citarasa sajian menu Koreanya.

Hingga akhirnya dengan bantuan sang anak Rendy Nugraha Saputra yang mempunyai kemampuan memasak yang baik, berkat menimba ilmu memasak di Jepang, olahan menu Korea berhasil tersaji sesuai yang diharapkan.

“Bumbunya itu asli dari Korea yang didapatkan dari Jakarta dari madu, cuka dan bumbu rempahnya, sehingga rasanya sama dengan sajian aslinya,” tutur Yuli.

Dua menu nikmat itu dibandrol Rp20.000, khusus di acara Hype Market 2018 yang digelar di PasarRaya SriRatu Pemuda Semarang.

“Di DP Mall Lantai Dasar kita jual Rp30.000, sedangkan di pameran anak sekolah kita jual dengan harga Rp15.000,” ujarnya.

Menurutnya, Kedai Kepo merupakan stand kuliner yang sejak lima tahun lalu tepatnya 2014 bergelut dibidang kuliner dengan olahan utama Mi Ayam Lampung level.

“Karena saya asli Lampung jadi saya buat olehan citara rasa lampung, hingga akhrinya kita meluncurkan menu – menu baru yang sesuai tren saat ini salah satunya Korea,” ujarnya.

Bagi pengunjung yang ingin mencoma menu nikmat makan khas Lampungnya bisa pula sambangi Kedai Kepo pada stand pemeran tetapnya di Di DP Mall Lantai Dasar.

Sajian Mie Lampungnya terbilang nikmat dan memang berbeda dari Mie yang berada di Jawa.

Jika di Jawa citarasanya beraoram kuat,  Mie lampung ini identik dengan asin gurih dengan pembedanya adalah bawang putih, bawang goreng dan pemakian ebi.

“Untuk Mi kita racik sendiri sehingga terjaga kualitasnya sehingga tidak ada penggunaan pengawet msg, jadi racikan mie sekali pakai dalam olahan sehari,” tutur Yuli. (RS)

22
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>