Sebarkan berita ini:

27-kopin-rempahSEMARANG[SemarangPedia] – Mengonsumsi kopi maupun teh saat ini telah menjadi trend dan digandrungi berbagai kalangan. Aroma dan sensasi yang diciptakan mampu meningkatan gairah dan stamina tubuh.

Namun demikian, ada beberapa orang yang enggan mengkonsumsi khususnya kopi, dengan alasan masalah kesehatan seperti maag melilit, kembung dan jantung berdebar – debar karena kandungan kafein dalam kopi itulah yang mereka khawatirkian.

Saat ini persoalan itu tidak perlu dikhawatirkan, karena pada gelaran Pesona Kudus Trade Show 2016 di Java Mall Semarang disajikan Kopi Rempah 100% hasil orang Indonesia. Stand yang menawarkanya, Saqinano Coffee and Tea.

Owner sekaligus pengracik, Nono Anik Sulastir mengatakan ada lima macam produk rempah yang ditawarkan dimana empat varian kopi dan satu jenis teh gabungan yang memiliki kesegaran dan khasiat kesehatan.

“Varian kopi maupun teh ini kami inovasi dengan menggabungkan biji kopi Robusta dari dataran tinggi Gunung Muria Kabupaten Kudus dan 11 rempah pulihan,” ujarnya kepada semarangpedia.com.

Sebanyak11 rempah – rempah itu, lanjutnya, di antaranya kayu manis, cardamom, batang serai, jahe merah, lemong gress, sinamon, bunga lawang, masyi, bunga cengkeh, bunga pala dan habatusauda

“Sebenarnya kami punya 21 rempah, tapi kali ini hanya 11 yang disajikan. Hasil gabungan antara kopi dan diracik dengan rempah – rempah menciptakan aroma dan rasa kopi rempah yang bervariasi dan nikmat,” tuturnya.

Anik sapaan akrabnya menyebutkan, varian kopi rempah yang diciptakan menghasilan nama unik di antanranya Oplosano (kopi rempah dioplos pemiliknya) memiliki khasiat meningkatan stamina tubuh.

27-kopi-rempah1Ada racikano untuk memberikan efek rileks, Grasho (java Moca kopi aroma coklat dicampur rempah) untuk masuk angin, Sunnah khasiat untuk keharmonisan keluarga serta Saqinano Tea.

“Khusus di pameran ini varian kopi tadi¬† ditawarkan Rp50.000 untuk Saqinano Tea Rp30.000. Tambahan lain Black Garlic dihargai Rp45.000 dan Kacang Bawang direndam rempah-rempah Rp20.000,” tutunya.

Anik menuturkan hasil kopi dan rempah racikan yang diproduksi sejak 2011 itu diminati dari sejumlah negara mulai dari Dubai, Maroko, Canada dan Arab Saudi.

“Saat ikut Trade Expo Internasional di Jakarta 16 Oktober 2016 lalu produk kami diminati dari Eropa dan Timur Tengah, sehingga sejumlah tawaran kami terima dan masih dalam petimbangan,” tutunya.

Racika rempah yang diproduksi di Perum Peru Kanoman No 21 Bakalan Krapyak Kaliwungu Kudus itu cukup diminati banyak pengunjung yang datang ke stand Saqinano Coffee and Tea.

Setidaknya di hari pertama hingga sekarang pengunjug yang mencoba ramuan rempah Anik itu semakin banyak. (RS)

480
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>