Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Semarang mulai membuka pelayanan permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan tetap menerapkan prokokol kesehatan yang ketat, Senin (8/6).

Antrean para pemohon SIM pada hari pertama dibuka kembali diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan jaga jarak, menggunakan masker dan cuci tangan.

Kanit Regident Polrestabes Semarang AKP Ryke Rimadila mengatakan pihaknya membuka pelayanan SIM untuk mengantisipasi membludaknya pemilik SIM yang masa berlakunya sudah habis selama pandemi Covid-19.

“Kita sudah buka pelayanan bagi pemilik SIM yang masa berlakunya sudah habis. Tentunya semua pemohon mendapat pengawasan ketat petugas agar mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” ujarnya, Senin (8/6).

Bagi pemilik SIM, lanjutnya, yang masa berlakunya sudah habis selama pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) akibat pandemi virus Covid-19, tetap dapat memperpanjang tanpa harus membuat SIM baru. Kebijakan terkait SIM ini berlaku hingga 29 Juni 2020 mendatang.

“Jadi ketentuan berlaku bagi SIM yang masa berlakunya habis pada masa pandemi 17 Maret sampai 29 Mei 2020. Tidak berlaku pada SIM yang habis masa berlaku diluar masa pandemi,” tuturnya.

Menurutnya, untuk mengurangi lonjakan itu, Polisi telah memberikan dispensasi untuk mereka yang masa berlakunya SIM-nya habis dari 17 Maret hingga 30 Juni 2020, sehingga masyarakat masih memiliki waktu yang terbilang lama untuk mengurus perpanjangan masa berlaku SIM.

“Jadi masyarakat yang SIM-nya habis masa berlakunya pada hari-hari ini bisa melakukan perpanjangan sampai dengan 30 Juni 2020,” ujarnya. (RS)

20
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>