Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang kembali menertibkan sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di berbagai tempat yang berdiri di atas saluran.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan kegiatan penertiban itu merupakan langkah penegakan Perda Kota Semarang terkait dilarangnya bangunan atau lapak berdiri di atas saluran.

Penertiban yang dilakukan di sejumlah titik meliputi Jalan Imam Bonjol, Poncol, Kota Lama hingga Terboyo, bahkan ada kurang lebih 25 PKL yang ditertibkan.

“Penertiban kita lakukan di sejumlah titik itu, hingga  Pasar Kemijen yang sebenarnya direlokasi ke Pasar Baru Rejomulyo masih ada beberapa pedagang yang nekat membuka kembali lapaknya,” ujarnya, Rabu (24/6).

Menurutnya, jika petugas Satpol PP akan rutin melakukan penertiban PKL di titik yang berbeda dan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

“Satpol PP Kota Semarang memiliki tugas kewajiban menjaga kebersihan kota, apalagi PKL yang melanggar, seperti PKL yang berdiri di atas saluran melanggar ketentuan,” tuturnya.

Sedangkan tindakan yang dilakukan, lanjutnya, selain melakukan pembongkaran, sejumlah perkakas juga diamankan dan dibawa ke Markas Satpol PP.

“Sebetulnya, Pemkot Semarang tidak melarang PKL berjualan, namun harus memahami aturannya. Tidak membangun lapak di atas saluran. Bahkan harus ikut memperhatikan kebersihan,” ujarnya. (RS)

30
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>