Sebarkan berita ini:

15830882220_b8159f35e6_bSEMARANG [SemarangPedia] – Sistem Area Traffic Control System (ATCS) memang sudah menghubungkan seluruh lampu pengatur lalu lintas di Kota Semarang. Pasalnya, sekarang ini jarang dijumpai  lagi adanya timer (waktu pengatur nyala lampu) di setiap traffic lights.

Komunikasi dan Informasi (DIshubkominfo) Kota Semarang Agoes Harmunanto, mengatakan, traffic light yang sudah terhubung ATCS, tidak lagi dilengkapi dengan timer.

“Keberadaan timer memang membantu para pengguna jalan untuk bersiap-siap baik berhenti maupun jalan lagi saat lampu berwarna hijau. Namun seiring dengan keberadaan sistem online pengaturan traffic jalan raya, kini timer sudah tidak digunakan lagi,” jelasnya, Minggu (16/10).

Kendati demikian, Agoes sapaan akrabnya menyatakan, di beberapa lampu persimpangan jalan terutama di kawasan pinggiran memang masih dapat dijumpai timer. Namun jumlahnya tidak banyak. “Ini bertahap ada beberapa yang belum terhubung online ya masih harus ada timer,” ungkapnya.

Sejumlah persimpangan, Agoes menambahkan, traffic lights yang sudah terhubung dengan ATC yakni, Tugu Muda, MH Thamrin, Pemuda, A Yani, Pahlawan serta beberapa kawasan protokol. Sedangkan di traffic light tersebut biasanya terpasang kamera CCTV untuk memantau kepadatan arus lalu lintas,” tuturnya.

Nah, semua itu bisa dimonitoring secara online di room PIP Komplek Balaikota Semarang, pasalnya jika arus lalu lintas mengalami kepadatan bisa mengatur traffic light agar memperlacar arus lalu lintas.

“Saya sudah meniyapkan petugas yang berjaga mengatur dan memonitoring room mulai pukul 06.00 hingga 21.00 setiap harinya,” tandasnya.

Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Kadarlusman menyambut baik dengan dihilangkannya timer di setiap traffic light. Pihaknya beranggapan bahwa keberadaan timer membuat estetika kota nampak sedikit ketingalan.

“Sedangkan Kota Semarang ini merupakan kota besar menuju metropolitan yang tentunya segala sesuatunya harus dikerjakan secara computerize dan mengakomodir kebutuhan modern masa kini,” ujarnya saat dihunbungi semarangpedia.com Senin (17/10).

System yang ditanam ini merupakan visi Kota Semarang menjadi kota metropolitan dan modern akan semakin nyata dan Semarang juga akan semakin hebat.

426
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>