Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Sedikitnya 12 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Semarang dan sekitarnya ikut meramaikan Pagelaran dan Edufair 2018 yang diselenggarakan Madrasah Aliyah (MA) Al Asror Semarang di Jalan Petemon Sekaran Semarang, Sabtu (8/12).

Ke-12 PTS itu terdiri Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang, Universitas Islam Sultan Agung (Unisula), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Universitas PGRI (Upgris), Universitas Semarang (USM), Universitas Pandanaran (Unpand), Universitas Muhammadiyah (Unimus), Universitas Perbankkan (Unisbank), STIE Cendekia Karya Utama, Unversitas Ngudi Waluyo, Alfbank dan Univesrsitas Wahid Hasyim (Unwahas).

Kegiatan yang mengusung tema ‘Mengembangkan Minat Dan Menggali Bakat Menjadi Pribadi Yang Bermartabat’ itu dihadiri ratusan siswa-siswa dari empat lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Madrasah Aliyah A Asror. Pameran ini didedikasikan untuk memfasilitasi para siswa-siswi SMA/SMK dalam mencari perguruan tinggi yang terbaik untuk melanjutkan jenjang pendidikannya.

Jamiatun S. Ps Ketua Panitia Kegiatan itu mengatakan edufair digelar selain untuk memberikan informasi kepada calon mahasiswa, khususnya pelajar Sekolah Menengah Atas maupun Sekolah Menengah Kejuruan mengenai produk – produk pendidikan tinggi.

Informasi meliputi program pendidikan berjenjang Diploma, S1,S2, S3, profesi, kelas paralel, kelas international maupun program pelatihan hingga para siswa SMA/SMK akan mengetahui mana pilihan mereka sesuai yang diinginkan.

Kegiatan itu, lanjutnya, diharapkan agar nantinya siswa-siswi yang telah lulus tataran SMA sederajat, dapat memilih pendidikan tinggi dan jurusan sesuai bakat dan minatnya, mengingat hampir 60% siswa-siswi SMA/SMK Madrasah Al Asror selama ini melanjutkan studi pada jenjang perguruan tinggi.

“Pameran Edufair perguruan tinggi ini banyak manfaat bagi siswa, terutama mereka yang sudah kelas akhir bisa memilih sesuai dengan kemampuan masing-masing. Bahkan dengan adanya pameran ini,  para siswa-siswi juga bisa menimbang dan memilah perguruan tinggi mana yang akan menjadi tujuannya setelah lulus SMA/SMK  nanti,” ujarnya, Sabtu (8/12).

Menurutnya, dalam kegiatan itu tidak hanya digelar pameran perguruan tinggi, namun juga diramaikan berbagai macam seni budaya, pameran kuliner, live musik band dan persentase perguruan tinggi peserta stand edufair.

Selain itu, dia menambahkan presentasi pendidikan, forum teknologi perguruan tinggi juga ditampilkan dan para sisiwa-siswi Madrasah Al Asror tampil unjuk kesenian dengan menampilkan sebuah drama perjuangan dan kelompok band-nya.

Jamiatun yang juga sebagai guru BK Madrasah Al Asror itu menuturkan pameran ini merupakan sebuah langkah yang mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama Yayasan Madrasah Al Asror dan kalangan perguruan tinggi untuk dijadikan peluang hingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Respon pengunjung pada Pegelaran dan Edufair yang rutin digelar setiap tahun selama ini cukup baik. Terbukti, pameran ini selalu diramaikan oleh pengunjung dan stand sejumlah perguruan tinggi swasta. Apalagi selama pameran pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan menarik, mulai dari talk show, presentasi peserta, sharing session, penampilan seni budaya, live band  dan banyak lainnya.

Perguruan Tinggi merupakan elemen strategis dalam mempersiapkan generasi pemimpin serta agen perubahan bagi sebuah bangsa. Memilih perguruan tinggi yang tidak sesuai minat atau bakat siswa menjadi persoalan, banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satunya adalah minimnya informasi serta referensi mengenai perguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan bakat calon siswa.

Bahkan pendampingan orangtua menjadi faktor penting dalam menentukan perguruan tinggi yang tepat bagi anak, salah satunya dengan terus mencari informasi serta menghadiri pameran-pameran pendidikan.

Stand STIKOM Semarang

Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi STIKOM Semarang Drs Sonef Riyadi, M.Si yang ikut hadir dalam kegiatan itu mengatakan salah satu keuntungan dari menghadiri acara Pagelaran dan Edufair ini adalah kesempatan bagi siswa-siswi calon mahasiswa untuk berbicara langsung dengan peserta stand perguruan tinggi, karena para siswa – siswi SMA/SMK  bisa menanyakan semua hal tentang pendaftaran, program kuliah, tempat tinggal dan lainnya.

“Supaya siswa tidak bingung apa yang perlu ditanyakan dan bisa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik, coba baca terlebih dahulu brosur resmi perguruan tingi peserta stand. Bahkan siswa bisa download brosur resmi universitas di situs mereka,” tuturnya.

Kegiatan ini, lanjutnya,  sangat berguna terutama bagi calon mahasiswa yang masih bingung ingin mendaftar ke jurusan apa, atau kuliah di perguruan tinggi mana. Panitia pendaftaran maupun peserta stand akan memberikan masukan dan bahkan memberikan tips penting yang dapat memperbesar peluang siswa diterima di perguruan tinggi pilihannya, misalnya  apa yang dinilai sewaktu panitia menelusuri berkas pendaftaran, kesalahan apa yang harus dihindari, bagaimana cara menonjolkan kelebihan siswa dan lainnya. (RS)

 

 

25
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>