Sebarkan berita ini:

1- SEKOLAH SEMESTA 1SEMARANG[SemarangPedia] – Aktivitas belajar mengajar di  SMP Semesta Semarang tidak terpengaruh dengan kondisi politik di negara Turki dan himbauan penutupan sekolah.

Semua siswa sekolah itu tetap berjalan normal, meski sebelumnya mereka sempat resah, namun, tetap percaya sekolah tidak akan di bubarkan.

Para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Semesta Semarang, tetap melakukan aktivitas belajar mengajar seperti biasa. Bahkan pihak sekolah akan tetap mempertahankan keberadaan proses belajar yang sudah dilakukan sejak lama.

Sekolah Semesta Seamarang rata-rata di ajar guru dari negara Turki dan memiliki siswa sekitar 600 lebih mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

Beberapa siswa sekolah itu menuturkan mereka sebel,unya sempat resah mendangar adanya penutupan sekolah, karena dinilai tidak mengajarkan ajaran tertentu,  Namunm setelah ada penjelasan dari pihak sekolah bersangkutan mereka tetap percaya sekolah tidak akan ditutup.

“Pertama kali mendengar ya gelisah, tapi setelah mengetahui tidak seperti yang di informasikan ya biasa saja,” ujar Maulidina Amalia Putri, Siswi SMA Semesta Semarang, Senin. (1/8)

Zarfa Haida Nafila siwa lainnya senada mengatakan awalnya sempat merasa resah, setelah mengetahui tanggapan dari pihak Pemerintah Indonesia dan masing-masing Kepala Sekolah permasahan menjadi jelas dan dianggap selesai.

1-SMA Semesta“Kita sekolah tidak diajarkan yang aneh-aneh, kegiatan akademik dan non akademiknya normal, sesuai peraturan pemerintah Indonesia,“ tuturnya.

Sementara itu, pihak sekolah mengatakan tidak terpengaruh dengan adanya rencana penutupan yang dilontarkan Kedubes Turki di Indonesia, mengingat sekolah yang berdiiri sejak 1999 itu tidak ada kaitannya dengan kondisi politik di negara Turki.

Sebanyak 600 siswa yang mengikuit proses belajar mengajar, tidak pernah diajarkan politik maupun ajaran tertentu.

“Kita tidak mencampuri masalah politik negara tersebut,  ini pendidikan tidak ada kaitannya dengan permasalahan politik di Negara Turki, “ ujar Nur Rohim Humas Sekolah Semesta itu.

Berita penutupan sejumlah sekolah semesta belakangan semakin santer,  setelah kedutaan besar Turki di Indonesia merilis sembilan sekolah yang mengaitkan dengan gerakan fethullah gulen.

Pemerintah turki meminta sekolah-sekolah ini segera ditutup, karena dianggap gulen mempunyai pengaruh di Indonesia lewat sekolah-sekolah bilingual boarding school.(HN/RS)

 

228
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>