Sebarkan berita ini:
Hendrar Prihadi Walikota Semarang

SEMARANG[SemarangPedia] – Kota Semarang yang tengah disiapkan menjadi Smart City kini sudah siap untuk bersiang dengan dunia global seiring pesat perkembangan era digital.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan Semarang kini telah siap menjadi Smart City dan bersaing dengan dunia global, ditengah berkembangnya ear digital yang begitu cepat.

Menurutnya, dalam sebuah pengembangan rencana Smart City Kota Semarang jauh hari telah difokuskan pada kesungguhan dalam mengikuti trend dunia global e depan.

“Berbicara mengenai Smart City ini kita tidak hanya mengenai pendanaan besar, tetapi aplikasi yang bagus. Bahkan yang paling penting adalah kesungguhan hati untuk mengikuti sebuah trend dunia global, karena namanya Smart City adalah sesuatu keharusan di era dihital saat ini agar tidak ketinggalan,” ujar Hendi p[anggilan akrab Hendrar Prihadi itu, usai membuka acara Focus Group Discussion (FGD) terkait Developing an Actionable Smart Cuty Roadmap di Situation Room Balai Kota Semarang, Selasa (9/10).

Hendi menuturkan Semarang Smart City sudah menjadi keharusan dan tidak bisa dihindari lagi, meski mewujudkannya sangat diperlukan komitmen dan juga kesungguhan yang tinggi dari masyarakat agar kemudian Semarang menjadi bagian dari Smart City yang ada di dunia.

Konisi itu, lanjutnya, tidak bisa dihindari lagi , melainkan sudah menjadi keharusan yang harus diwujudkan bagi Kota Semarang.

“Saya rasa komitmen yang tinggi dan semangat yang sama akan membuat wilayah Semarang dan kota lainnya menjadi wilayah yang benar-benar siap menjadi Smart City maupun Smart Regency,” tuturnya.

Dia mengatakan untuk mewujudkan rancangan ini, para pemimpin daerah harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi terkait pelayanan-pelayanan yang cepat dan juga terobosan–terobosan yang kreatif.

Tak hanya terkait teknologi informasi, tutur Hendi, namun, pentingnya belajar dari pengalaman orang-orang yang sudah terlebih dahulu mengembangkan Smart City dan juga digitalisasi.

“Yang paling mudah itu adalah belajar dari pengalaman. Jadi kita hadirkan para halinya yang sudah expert, mereka yang sudah berpengalaman di dalam pengembangan digitalisasi, pengembangan Smart City atau pengembangan terkait dengan sistem aplikasi pelayanan. Kita akan bisa memahami bagaimana kemudian mereka mengolah tantangan dan hambatan yang ada,” ujarnya.

Menurutnya, tidak perlu kemudian wilayah-wilayah atau kota kabupaten yang ada di Indonesia ini harus tertabrak-tabrak dulu baru mereka memiliki teori untuk bisa lepas dari tantangan atau hambatannya.

Hendi mengatakan untuk meningkatkan pelayanan di Kota Semarang, pihaknya telah menyediakan berbagai ruang dan jalur untuk masyarakat agar bisa menyampaikan keluhan-keluhan mereka langsung kepada pemerintah.

Mulai dari menghubungi call centre 221 hingga ada juga laporhendi, bahkan Pemkot Semarang akan terus berusaha memberikan pelayanan yang semakin cepat, tepat dan juga transparan kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya menciptakan hal-hal yang membuat pelayanan kepada masyarakat bisa semakin cepat, tepat, murah dan insyaallah terbuka,” tuturnya.

Rangkaian acara Semarang Samrt City masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan denan degelar mulai dari seminar tingkat nasional yang dihadiri oleh peserta dari seluruh Indonesia, seminar tingkat international dan akan ditutup oleh acara Smart City untuk para mahasiswa-mahasiswi yang akan di fasilitasi oleh Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang. (RS)

4
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>