Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia]- Event  Semarang Great Sale (Semargres) 2017 usai sudah setelah digelar selama 30 hari penuh sejak 7 April hingga berakhir 7 Mei lalu, dengan diwarnai pesta diskon dan semaraknya penampilan sejumlah hiburan yang menarik, bahkan mampu menciptakan transaksi senilai Rp237 miliar.

Event yang digelar rutin setiap tahun itu, diikuti oleh sebanyak 2.305 peserta dari berbagai kalangan dunia usaha mulai dari mall, departemen store, perhotelan, rumah makan, jasa transportasi, pelaku UKM hingga pedagang pasar dan pedagang kaki lima.

Penutupan Semargres 2017 yang dihadiri Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Heaverita Gunaryanti Rahayu, Ketua Umum Kadin Jateng Kukrit Suryowicaksono, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, Forkominda jajaran SKPD Pemkot Kota Semarang, di Lawang Sewu akhir pekan lalu mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan suksesnya pelaksaaan Semargres tahun ini merupakan bukti kerja sama dan dunia usaha yang semakni kompak, setelah pelaksanaan dari tahun ke tahun terus ditingkatkan.

“Suksesnya pelaksanaan Semargres tahun ini diharapkan bisa menjadi tonggak perputaran ekonomi di Kota Semarang, hingga semakin banyak dikunjungi para wisatawan, baik dari luar kota maupun mancanegara,’’ ujar Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi.

Semargres 2017, lanjutnya, berlangsung sangat menggembirakan dan hampir semua sektor mulai kalangan perbankan, perhotelan, pengusaha ritel dan pengusaha berbagai bidang lainnya turut berpartisipasi pada gelaran yang yang meriah ini.

Selama kegiatan Semagres digelar kupon undian berhadiah utama mobil, sejumlah sepeda motor dan barang elektronika lain yang terkumpul mencapai sebanyak 3,5 juta lembar.

Ketua Kadin Kota Seamarang Arnas Agung Andrasmara mengatakan selama satu bulan berlangsungya Semargres dengan kupun yang terkumpul sebanyak itu mampu membuahkan tranaksi sebesar Rp237 miliar.

”Selama pelaksanaan Semargres ini mampu mendongkrak pergerakan ekonomi di Semarang, dengan berbagai indikatornya di antranya tingkat isian hotel naik 20 %, transaksi pusat oleh-oleh dan mall meningkat 20% dan ritel mengalami kenaikan 30 %,” tuturnya.

Dari sisi transaksi, dia menambahkan juga mengalami kenaikan cukup signifikan dari tahun lalu yang hanya membuahkan transaksi senilai Rp 110 miliar dengan jumlah partisipan  mencapai 1.130 peserta.

Menurutnya, kenaikan transaksi senilai itu, menunjukkan antusiasme masyarakat maupun peserta partisipan semakin meningkat, begitu juga kunjungan para wisatawan ke Kota Semarang semakin banyak.

102
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>