Sebarkan berita ini:

30-BalaikotaSEMARANG[SemarangPedia] –  Sebanyak 200 pelaku usaha, investor, asosiasi dan BUMN dan sejumlah lembaga keuangan antusias menghadiri kegiatan pesta investasi yang digelar Pemkot Semsarang, di ruang Loka Krida, gedung Moch Ihsan, Senin.(30/5)

Pesta investasi yang dikemas dalam Bisnis Forum (Sembiz) itu digelar untuk yang ke-10, dari tahun-tahun sebelum sukses digelar rutin dengan memperoleh perhatian di kalangan investor, perbankan, BUMN maupun BUMD.

Kepala BPPT Kota Semarang, Sri Martini mengatakan Sembiz 2016 ini merupakan tahun ke sepuluh penyelenggaraan dan kali ini mengambil tema ‘Ketersediaan Infrastruktur Sebagai Faktor Pendukung Dalam Mewujudkan Peningkatan Investasi Daerah’.

Sejak tahun pertama pelaksanaan, lanjutnya, Sembiz telah banyak menciptakan kesepakatan investasi berupa Letter of Intent (LoI) dan sebagaian besar memebuahkan hasil realisasi pembangunan proyek serta ebagian masih dalam tahap proses perijinan.

“Di wilayah Kota Semarang hingga triwulan I tahun ini realisasi investasi mencapai Rp1,448 trilyun, mengalami kenaikan dibandingkan triwulan yang sama pada tahun sebelumnya yang terdiri proyek PMA senilai Rp540,979 milyar dan proyek PMDN senilai Rp 907,969 milyar,” ujarnya.

Dalam kegiatan Sembiz sejumlah peluang investasi proyek ditawarkan di antaranya proyek pengembangan agrowisata Gunungpati dan & Mijen, pengembangan kawasan Bukit Semarang Baru (BSB), pengembangan kawasan BWK Kecamatan Pedurungan, kawasan industri meliputi kawasan industri Wijayakusuma, kawasan industri BSB dan pengolahan limbah B3.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menuturkan komitmen peningkatan investasi Kota Semarang akan diprioritaskan paada proyek peningkatan infrastuktur, selain pihakanya akan memberikan ketersediaan informasi dan peluang investasi, peningkatan pelayanan perijinan, jaminan kepastian hukum dalam penanaman modal.

“Proyek yang menjadi prioritas di antaranya pengembangan insfrastruktur jalan, proyek mengembangkan ring road, radial, fly over Kalibanteng, underpass Jatingaleh dan tol Semarang-Solo,” ujarnya Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi.

Hendi menjanjikan akan memberikan kemudahan perijinan investasi, Bahkan percepatan pelayanan perijinan hanya tiga jam di Kawasan Industri BSB dan Wijaya Kusuma serta One Day Service SIUP dan TDP Smart.

Menuruynya, pihaknya juga akan memamsang pengembangan IT perijinan berbasis web juga dilakukan untuk mempermudah alur perijinan, di antaranya, meliputi integrasi aplikasi SPIPISE, sistem informasi potensi investasi, pelayanan perijinan online, pelayanan pengaduan online, survei kepuasaan masyarakat online, download fomulir permohonan, informasi dan kendali proses perijinan, SMS gateway, validasi produk perijinan dengan Qr Code, integrasi database SIUP dan TDP dengan kementrian perdagangan.

“Forum ini diharapkan dapat sarana untuk menginformasikan berbagai  kemudahan investasi perijinan dan infrastruktur. Kami juga melakukan koordinasi dengan PT Pelindo, PT. KAI, PT. Angkasa Pura, guna memberikan link jaringan transportasi untuk kemudahan investasi,” tuturnya.

123
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>