Sebarkan berita ini:

REMBANG[SemarangPedia] – PT Semen Gresik merealisasikan pemberian bantuan untuk pembiyaan pembangunan sebanyak 12 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 12 warga di enam desa di wilayah Kabupaten Rembang dan Blora, Jumat (4/9).

Penyerahan bantuan progam CSR itu dihadiri Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan jajaran Forkopimcam dan para penerima bantuan dari dua kabupaten bertetangga itu.

Anggaran yang diberikan Semen Gresik untuk progam pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) sebesar Rp540 juta.

Selain bantuan itu, Semen Gresik juga memberikan bantuan semen dan  penyerahan dilakukan secara simbolis dengan menyerakan bantuan 5.255 zak semen senilai Rp262,7 juta. Bantuan semen ini diserahkan kepada pengurus tempat peribadatan, pendidikan dan fasilitas publik lainnya.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana mengatakan konsep pembangunan RTLH yang dilakukan jajarannya tidak hanya mengacu rumah sehat dan layak huni saja. Namun, juga berbasis kearifan lokal berdasar kebiasaan hidup turun temurun penerima bantuan.

Rumah tersebut, lanjutnya, juga memenuhi kriteria atap, lantai dan dinding yang permanen (ALADIN) plus fasilitas BAB yang layak.

Menurutnya, progam RTLH dan bantuan semen ini salah satu wujud komitmen Semen Gresik yang ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta berkontribusi positif bagi daerah.

“Sejak 2016, Semen Gresik sudah menjalankan progam pembangunan RTLH baik di kawasan Kabupaten Rembang maupun Blora. Bahkan hingga akhir September 2019, sudah terdapat 61 RTLH yang dibangun,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengapresiasi Semen Gresik dan pihak-pihak lainnya yang telah bersinergi dengan pemkab memajukan ekonomi, sosial dan aspek lainnya.

Saat ini, dia menamabahlan pertumbuhan ekonomi Rembang melebihi provinsi dan bahkan nasional. Kehadiran Semen Gresik juga berkontribusi mengurangi pengangguran di Kabupaten Rembang.

“Ini bukti jika Semen Gresik tidak semata-mata mencari keuntungan namun juga bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat dan daerah sekitar pabrik,” tuturnya. (RS)

27
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>