Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menerima penghargaan Good Mining Practice dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, kategori atas praktik penambangan ramah lingkungan yang dilakukan oleh Semen Indonesia di wilayah Pabrik Rembang dan Pabrik Cilacap.

Pabrik Semen Rembang merupakan anak perusahaan PT Semen Gresik berhasil meraih penghargaan Terbaik 1 kategori pertambangan skala besar. Sedangkan Pabrik Cilacap milik PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk berhasil meraih penghargaan terbaik 2 pada kategori yang sama.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono mengatakan penghargaan Good Mining Practice merupakan apresiasi terhadap keberhasilan Perseroan dalam pengelolaan aktivitas pertambangan. Perseroan dinilai telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan, di antaranya meliputi kelengkapan dokumen administrasi, teknis pelaksanaan hingga aspek lingkungan.

Dalam pengelolaan tambang di Pabrik Rembang, lanjutnya, Perseroan menerapkan praktik Zero Run Off, dimana air tidak langsung mengalir, namun tertahan di lahan tambang dan terserap oleh tanah, sehingga sangat ramah lingkungan.

Perseroan, dia menambahkan juga telah melakukan beberapa program pengelolaan lingkungan di area tambang dan pascatambang.

Sampai dengan tahun 2018, Perseroan telah menanam 22.000 pohon di kawasan tambang Pabrik Rembang. Di Pabrik Cilacap, Perseroan juga telah melakukan penanaman sebanyak 30.770 pohon di lahan pascatambang batu kapur seluas 51.76 hektare.

Menurutnya, dari aspek keselamatan, Perseroan menerapkan standar operasional tambang yang ketat. Perusahaan secara rutin melaporkan kegiatan pertambangan kepada pemerintah sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Semen Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan tambang serta pengelolaan lingkungan tambang yang berkelanjutan.  Perseroan berkomitmen menerapkan kaidah industri hijau dalam setiap operasionalnya,” ujar Sigit, Kamis (15/8).

Sementara itu, kinerja PT Semen Indonesia (Persero) Tbk semester 1/2019 menunjukkan kenaikan positif hingga mampu membukukan kenaikan pendapatan 22,9% sebesar Rp16,35 triliun, dibandingkan periode yang sama pada 2018.

Menurut Sigit, peningkatan juga terjadi pada laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi mencapai 21,9% menjadi sebnesar Rp3,17 triliun.

“Kenaikan pendapatan dan Ebitda ini merupakan hasil dari telah terintegrasinya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (dahulu PT Holcim Indonesia Tbk) sejak Februari 2019 lalu,” tuturnya.

Namun, lanjutnya, laba bersih perseroan pada semester 1/2019 mengalami penuruan tercatat sebesar Rp 485 miliar dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 971 miliar. Penurunan laba bersih ini disebabkan adanya peningkatan beban bunga.

Melalui program integrasi, cost transformation, dan refinancing, kinerja keuangan perseroan diharapkan ke depan akan meningkat. (RS)

3
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>