Sebarkan berita ini:

DEMAK[Kampusnesia] – Kepala desa se-kecamatan Mranggen Demak siap membebaskan  wilayahnya dari penyakit stunting dan ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar sembarangan di wilayahnya masing-masing.

Kesiapan itu, terungkap dalam  kegiatan refreshing kader posyandu peduli stunting di Aula Kecamatan Mranggen Demak, Senin (21/10).

Bupati  Demak HM Natsir saat membuka secara resmi kegiatan itu mengatakan program  penuntasan stunting dimulai dari perbaikan gizi. Manakala ada perbaikan gizi, pasti tidak ada stunting.

“Manakala anak-anak perkembangannya sehat, bugar, ceria, berarti ibu-ibu sudah melaksanakan tugas dan perannya dengan baik,” ujar kata Natsir.

Menurutnya, di wilayah Kabupaten Demak dengan jumlah 19 desa terdapat 1.500 lebih posyandu yang aktif melakukan berbagai kegiatan untuk pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.

Karena itu, lanjutnya, diharap para kader posyandu dapat memahami peran dan fungsinya sebagai ujung tombak dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Dia menambahkan usai mengikuti kegiatan ini diharapkan para para kader dapat lebih meningkatkan kapasitas, kemampuan dan pemahaman dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat utamanya dalam mencegah dan menekan angka stunting di Kabupaten Demak, khususnya di Kecamatan Mranggen.

Kepala Dinpermades P2KB Kabupaten Demak Drs Daryanto MM menuturkan kegiatan refreshing kader posyandu ini akan dilaksanakan di 14 kecamatan, masing – masing desa mengirimkan 3 orang terdiri Ketua TP PKK Desa, kader pembangunan manusia dan Ketua Posyandu.

“Jadi seluruhnya ada 747 orang yang akan mengukuti 14 kali refreshing kader posyandu di 14 kecamatan,” tuturnya

Camat Mranggen Wiwin Edi Widodo Ssos MM mengatakan terkait masalah stunting di semua desa di Kecamatan Mranggen telah memberikan makanan tambahan sebesar Rp8.000 kepada setiap bayi dan diharapkan masyarakat Mranggen semakin sehat dan sejahtera.

Kepada para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Mranggen diharapkan agar selalu memperhatikan ibu-ibu yang hamil supaya anak yang di lahirkan nantinya sehat dan bebas stunting. (FA/RS)

4
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>