Sebarkan berita ini:

27-narkotikaSEMARANG[SemarangPedia] – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang kembali berhasil menangkap sepasang kekasih yang terlibat mengedarkan narkotika jenis sabu di Kota Semarang. Keduannya diketahui bernama Irawan Budi P (19) tinggal di sebuah rumah susun di Jalan Sawah Besar, Gayamsari, Semarang dan Desty Ellyani (21) kos di Jalan Gajah, Kecamatan Gayamsari, Semarang.

Keduannya ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang beserta barang bukti narkoba jenis sabu seberat 17 gram. Kamis malam pekan lalu, saat menunggu pembeli di tempat tinggal tersangka Irawan.

Dihadapan polisi tersangka Irawan mengaku memperoleh sabu dari seseorang yang mengaku bernama Rio,  kini mendekam di Lapas Kedungpane Semarang. Tersangka Irwan mengambil barang di suatu alamat kemudian dititipkan ke Desty.

“Barang diperoleh dari temen, orang dalam Lapas Kedungpane Semarang, namanya Rio, suruh ambil dialamat dan diminta dijualkan. Dengan dijanjikan keuntungna tapi belum tahu berapa nilainya,” ujarnya

Selain menangkap kedua tersangka, polisi juga menangkap empat tersangka lain,  dengan status pengedar, Thio Felix F (31), Stevanus A (34) keduanya warga Kecamatan Pedurungan Semarang dan Setyo U (34) warga Kecamatan Semarang Selatan serta Rizki A (21) warga Kecamatan Ngaliyan Semarang.

Untuk tersangka Riski polisi mengamankan paket sabu seberat lebih kurang dua gram dengan dikemas dan di masukan kedalam bungkus permen.

“Baru dua kali ini menjual, saya ambil sudah dalam bentuk terbungkus permen tiap ambil mendapakan Rp200.000,” tuturnya di hadapan Polisi

Menurut Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polrestabes Semarang, AKBP Sidik Hanafi, keenam tersangka ditangkap oleh satuan narkoba Polrestabes Semarang, merupakan lanjutan dari giat operasi sebelumnya, yang telah berhasil menangkap 29 tersangka narkoba.

27-pelaku-narkotikaKesemua pelaku diringkus dalam kurun waktu empat hari terakhir dengan total barang bukti 27,3 gram.

“Kegiatan itu kelanjutan dari giat sebelumnya dan kita lanjutkan sampai 25 Oktber mendatang. Dari empat laporan berhasil menangkap enam tersangka,” tuturnya.

Perang melawan peredaran narkoba gencar dilakukan Aparat Kepolisian Kota Besar Semarang. Bahkan Aparat Kepolisian tidak akan memberikan tempat para tersangka pengedar narkoba apapun jenisnya khususnya diwilayah Kota Semarang.

Atas perbuatannya keenam tersangka  bakal dijerat dengan pasal 114 dan 112 Undang Undang nomor 35 tahun 2009, tentang penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau denda Rp10 miliar. (/HN/RS)

221
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>