Sebarkan berita ini:

mbak ita3SEMARANG [SemarangPedia] – Dulunya kantin di belakang di halaman belakang Gedung belakang Balaikota yang terkesan semerawut dan sering dijadikan tempat nongkrong saat jam kerja, kini warung makan dihalaman belakang gedung Balaikota sudah nampak rapi.

Warung makan yang dibuat seperti foodcord dan hanya memiliki sedikit tempat duduk ini, diharapkan tak akan ada lagi PNS yang nongkrong saat jam makan kerja dan sering mengganggu kinerja para pegawai.

Menurut, Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengatakan, pembangunannya saat ini sudah selesai dan sudah diresmikan pada tanggal 17 Agustus lalu.

“Para pemilik warung makan tersebut diberikan perjanjian sewa yang didalamnya mengatur tentang kebersihan shelter, apabila terjadi pelanggaran atau tidak dapat menjaga kebersihan pemilik shelter warung tersebut akan dicoret dan diganti penyewa lainnya,” jelasnya saat ditemui semarangpedia.com di ruang kerjanya, Jumat (18/8).

Selanjutnya, kewajiban yang mesti ditaati penyewa yakni sistem bayar sewa senilai 3 juta rupiah pertahun dengan perhitungan 750 ribu permeter perseginya, hal ini sesuai aturan BPK yang dikelola DPKAD.

Ita sapaan akrab Wakil Walikota Semarang menyebutkan ada 18 shelter, untuk warung makan di belakang gedung balaikota Semarang, yang diharapkan nantinya sudah tidak ada lagi pedagang-pedagang liar yang berjualan diemperan kantor SKPD dilingkungan Balaikota.

“Pada prinsipnya saya ingin menata membuat nyaman kawasan tersebut yang sebelumnya terlihat kumuh dan diminta setiap pemilik shelter dilarang untuk memperjualbelikan shelternya,”tandasnya.

133
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>