Sebarkan berita ini:
Sekda Jateng Sri Puryono

SEMARANG[SemarangPedia] –  Tayangan media televisi diharapkan tidak hanya berorientasi kepada rating semata, namun harus mengangkat budaya lokal.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan media televisi jangan hanya berorientasi pada rating.

Namun, menurutnya, media televisi yang banyak ditonton masyarakat harus bisa mengangkat  budaya lokal melalui siaran yang ditayangkan.

“Program-program yang ditayangkan jangan hanya berorientasi pada hiburan atau meningkatkan rating saja.  Tetapi isinya juga harus mendidik. Kita itu WNI, bangsa Timur yang berbudaya,” ujarnya dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peran Lembaga Penyiaran dalam Menumbuhkan Kearifan Lokal, Bukan Alat Industri Penyiaran”, di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah, Selasa. (4/4)

Tidak hanya itu, Sri Puryono menegaskan agar media benar-benar memahami segmentasi audiensnya dan menyesuaikan dengan jam tayang dan konten siaran.

Di satu sisi, dia berharap agar masyarakat khususnya orang tua harus mampu memilah dan memilih konten siaran yang tepat untuk dikonsumsi oleh putera-puterinya. Di sisi lain, media pun wajib menjunjung integritas mereka.

“Masyarakat harus kita cerdaskan. Seperti di Yogyakarta itu di daerah-daerah tertentu, di tingkat RW/kelurahan, mahasiswa dan pelajar dilarang menonton TV pada jam 19.00 sampai 21.00 WIB. Itu bentuk edukasi. Di sisi lain, pihak pemberi berita atau siaran itu juga harus kita beri bekal. Mereka harus berintegritas, harus bermartabat. Jangan sampai memberikan siaran itu asal laku,” tuturnya. (RS)

71
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>