Sebarkan berita ini:

27-Cave JamuJAKARTA[SemarangPedia] – PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk siap mengembangkan usaha ribuan cafe jamu di berbagai daerah di seluruh tanah air, sebagai upaya untuk membuka peluang usaha dan menciptakan pekerjaan bagi masyarakat, sekaligus membantu progam pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

Dirut PT Sidomuncul  J Sofyan Hidayat mengatakan usaha cafe jamu akan dimulai dari Kota Jakarta dan sekitarnya, disusul kota-kota lainnya hingga ke pedesaan. Jakarta dan sekitarnya diproyeksikan bisa mencapai 20.000 pedagang cafe jamu segera beroperasi.

“Program kesempatan usaha dan menciptakan pekerjaan untuk memasyarakatkan segala jenis jamu dan meningkatan bagi daya saing para pedagang jamu bisa dilakukan melalui membuka cafe jamu,” ujarnya kepada Semarangpedia.com di Jakarta.

Menurutnya, program usaha cafe jamu ini bertujuan selain agar masyarakat mudah mendapatkan usaha dan pekerjaan, juga untuk mendorong minat wirausaha bagi semua lapisan masyarakat di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Saat ini, lanjutnya, Usaha Mikro Kecil Mengah (UMKM) masih menjadi penopang perekonomian masyarakat, bahkan jumlahnya mencapai jutaan dan sangat berpotensi untuk dapat lebih dikembangkan.

Sofyan menuturkan dengan mengintensifkan kewirausahaan sektor mikro diharapkan sulitnya mencari pekerjaan dapat sedikit teratasi, karena kewirausahaan sebagai alternatif mata pencaharian bagi masyarakat, sehingga usaha cafe jamu bakal mampu mewujudkan usaha baru yang menjanjikan.

Selain itu, dia menambahkan usaha cafe jamu yang masih berada di sektor informal ini juga mampu menjadi aset, bukan menjadi beban pemerintah, bahkan diharapkan mampu membantu menekan tingkat kemiskinan di seluruh tanah air.

“Jika cafe jamu dapat cepat berkembang di seluruh Indonesia, sudah dapat dipastikan akan memberikan peluang pekerjaan bagi jutaan orang hingga diharapkan tingkat kesejahteraan mereka akan semakin meningkat,” tuturnya.

Dirut PT Sidomuncul J Sofyan Hidayat
Dirut PT Sidomuncul J Sofyan Hidayat

Bagi masyarakat, lanjutnya,  dimana pun tempatnya dan berminat menjadikan usaha cafe jamu, sangat mudah persyaratannya, hanya bermodal sedikitnya Rp1 juta, untuk keperluan pembelian peralatan blander dan pembelian berbagai jenis jamu produk Sidomuncul di beberapa agen terdekat. Bahkan tetap dapat dikelola sendiri.

Cafe jamu merupakan tempat penjualan jamu ala kini dan jamu berasa cafe tidak ada rasa pahitnya jamu, tetapi berbagai rasa enak dan sangat mudah menyajikannya, bahkan dipastikan bakal bisa memenuhi selera generasi muda yang kini lebih menyukai jamu dengan rasa yang enak

Sofyan mengatakan cafe jamu dapat dimiliki oleh masyarakat yang berminat, tidak hanya mereka yang memiliki kios, warung, tetapi siapapun bisa mendirikan cafe jamu melalui tempat apapun seperti teras, rumah, ruangan, bahkan juga bisa dijual melalui asongan maupun pedagang menggunakan sepeda motor untuk berkeliling.

Sidomuncul juga telah menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mendukung progam membuka peluang usaha dan menciptakan pekerjaan melalui pengembangan usaha cafe jamu itu. BRI yang memiliki jaringan sangat luas hingga di pedesaan siap memberikan pinjaman kredit bagi masyarakat maupun pedagang jamu yang akan ikut mengembangkan cafe jamu hingga di pelosok pedesaan.

“Usaha cafe jamu itu, dijamin sangat menjanjikan dan dipastikan memberikan keuntungan tidak sedikit, mengingat setiap satu gelas jamu cafe hanya membutuhkan modal pembelian satu bungkus jamu seharga Rp4.500, pembelian es batu, gelas plastik dan keperluan lain Rp1.000 dan dapat dijual kepada konsumen setelah disajikan model cafe menjadi satu gelas minimal Rp10.000, sehingga keuntungan yang akan diperoleh Rp5.500 per gelas,” tutur Sofyan.

Jika pedagang cafe jamu, dia menambahkan bisa menjual sebanyak 50 gelas per hari satu bulan mereka akan mendapat keuntungan bersih di atas Rp5 juta. Nilai keuntungan sebesar itu jauh di atas nilai UMR para pekerja swasta di kota-kota besar.

Selain itu, lanjut Sofyan, perusahaan juga menjamin kelancaran pasok berbagai jamu hasil produk Sidomuncul ke semua agen atau warung rakyat dan tidak melarang bagi pemilik cafe jamu menjual berbagai jenis barang lainnya, termasuk barang kelontong.

Dia mengatakan kemitraan dalam cafe jamu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan jamu kepada semua lapisan masyarakat, hingga ke pelosok-pelosok pedesaan yang kini mulai banyak dirambah minuman impor dan sekaligus sebagai upaya meningkatkan pendapatan bagi masyarakat di berbagai daerah.

27-Gelas jamu“Konsep cafe jamu ini untuk lebih cepat menyajikan minuman dalam gelas yang juga bisa dibawa kemana-mana oleh konsumen, sekaligus untuk memenuhi selera generasi muda yang kini lebih menyukai jamu dengan rasa yang enak,” ujarnya.

Minuman jamu yang dikemas dalam gelas cafe jamu akan mengandalkan jenis jamu rasa enak meliputi Jamu Galian Putri, Kuku Bima Gingseng Instan, Kuku Bima Tribulus Instan, Pegel Linu, Sehat Lelaki dan lainnya.

Sidomuncul berupaya lebih mengintensifkan pengembangan kewirausahaan sektor mikro, kecil dan menengah, guna memperkuat laju perekonomain di daerah, sehingga konsep cafe jamu setelah diluncurkan baik skala regional maupun nasional bakal mampu mendorong minat masyarakat untuk berwirausaha.

Sidomuncul sebagai perusahaan yang berpengalaman selama 65 tahun dalam bidang herbal, dua tahun terakhir ini telah berhasil melakukan pengembangan untuk membuat produk energi dari bahan herbal murni. Produk Kukubima Energi Hebal untuk memenuhi trend masyarakat yang kini lebih menyukai minuman herbal dan produk ini merupakan yang pertama, bahkan satu- satunya minuman energi menggunakan bahan herbal

Menurutnya, Kukubima Energi Herbal menggunakan bahan Green Coffee ( untuk menyegarkan badan), ginseng , royal Jelly ( sebagai tonikum & stamina ) dan untuk pemanisnya menggunakan gula murni serta daun stevia.

Produk energi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan minuman energi yang menggunakan bahan-bahan herbal.

Selain itu,  varian terbaru Tolaklinu Mint  yang memiliki mint mampu menghilangkan rasa jamunya juga sebagai bentuk respon SidoMuncul terhadap keinginan masyarakat, bahkan obat herbal dalam bentuk cair yang bermanfaat untuk mengatasi pegal linu dan nyeri sendi sudah tentu bakal digemari generasi muda.

SidoMuncul sebagai pionir perusahaan jamu tidak akan berhenti melakukan inovasi untuk menghasilkan berbagai macam produk kesehatan yang dibuat dari bahan-bahan herbal yang alami, higienis dan modern.

Perusahaan yang berbasis di Bergas, Klepu Kabupaten Semarang itu kini berhasil memproduksi sebanyak 170 jenis jamu dan farmasi. Sidomuncul menjadi perusahaan Tbk sejak resmi melantai di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada 18 Desember 2013.

787
Sebarkan berita ini:

14 Comments

  1. pak saya samsuri di jakarta, saya mau usaha jamu cafe sdh ada tempat dan siap modal, hanya perlu konsultasi dulu dgn sido muncul. hp saya 081290223811.

  2. Mohon info nya.Untuk cafe jamu persyaratan ya apa saja.saya sudah usaha herbal di lampung,berminat dengan cafe jamunya,mohon info nya.

  3. Mohon info kemitraan dan konsultasi cafe jamunya .. sy di daerah kalimantan barat …terimaksih

  4. Ikut daftar buka cafe hrbal sidomuncul,tempat sudah ada di jln raya kertek wonosobo.km 06 kusuma baru kertek

  5. Pak, dari daerah Bintan (Provinsi Kepulauan Riau)
    Basic saya TTK ( Tenaga Teknis Kefarmasian)
    saya udah mulai buka toko jamu tapi kayak nya kurang begitu jalan..
    Tapi sepertinya saya tertarik untuk mengembangkan jadi CAFE JAMU .
    Mohon Petunjuk dan informasi TIPS agar dapat mengudang pengunjung agar betah di cafe jamu. secara di daerah kami (Bintan) identik dengan Warung Kopi,

  6. Klo d manado sudah d sosialisasikan blum pak…saya berminat mo buka cafe jamu….no saya 085340614141

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>