Sebarkan berita ini:

21-Kantor SidomunculSEMARANG[SemarangPedia] – Manajemen PT Sidomuncul Tbk ikut berpartisipasi melakukan sosialisasi Tax Amnesty kepada seluruh distributor Jawa Tengah dan para grosir di Kota Semarang, sebagai upaya membantu progam pemerintah memberikan pengampunan pajak.

Irwan Hidayat Direktur Marketing PT Sidomuncul mengatakan sosialisasi Tax amnesty dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada semua masyarakat bisa memperbaiki laporan kekayaan secara jujur, mengingat ke depan bakal sulit menghindari pajak.

Pemerintah, lanjutnya, akan melaksanakan pengawasan secara serius , karena tanpa pemasukan dari pajak yang memadai, berbagai progam pembangunan tidak akan berjalan dengan baik .

Dalam kegiatan sosialisasi Tax amnesty di Semarang itu,  ribuan distributor se-Jawa Tengah dan para grosir di Kota Semarang yang diundang dan segera menyusul dilaksanakan di Kota Jakarta, Surabaya, Bandung dan kota besar lainya.

Pentingnya Tax amnesty itu, dia menambahkan tidak mengherangkan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin sendiri pelaksanaan sosialisasi Tax amnesty dengan melakukan tour safari ke beberapa kota di Indonesia, termasuk di Semarang beberapa waktu lalu.

“Presiden Jokowi turun tangan sendiri  dan membuat terharu, sehingga Sidomuncul tergerak untuk ikut berpartisipasi membantu mensosialisasi kan Tax amnesty di kalangan distributor jamu dan para grosir, ” ujar Irwan akhir pekan lalu, di Semarang.

Menurutnya, prgogam Tax amnesty ini sangat bermanfaat untuk masyarakat, karena dengan pengampunan pajak mereka bisa memperbaiki laporan keuangannya dengan biaya yang lebih murah .

Tanpa amnesty, lanjutnya, persoalan di negeri ini seperti benang kusut , pembayaran para wajib pajak macet dimana- mana. Bahkan  Tax Amnesty merupakan ‘Restart’, ” tuturnya.

Irwan mengusulkan kepada pemerintah bisa membuat aturan perpajakan yang lebih sederhana . Misalnya, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sangat sulit pelaksanaannya bagi pengusaha kecil menengah dan para pedagang di pasar. Sebaiknya bisa diganti dengan pajak penjualan.

Dengan kemajuan teknologi , langkah itu memungkin dapat dilakukan, mengingat sekarang kalau pajak penjualan diberlakukan , sudah terdapat cash register yang murah dan bisa langsung dihubungkan dengan perbankkan.

Dia menuturkan perangkat cash register harganya relatif murah hanya sekitar Rp2,5 juta, bahkan jika semakin banyak dibutuhkan dipastikan harganya akan semakin menurun.

Setiap transaksi, dia menambahkan  bisa dipungut pajak penjualan dan langsung tercatat di kantor pelayanan pajak . Setiap hari pengusaha atau pedagang harus menyetor uang yang dipungut dari konsumen ke bank yang ditunjuk pemerintah .

“Dengan denikian, setiap hari pemerintah akan mendapat pemasukan secara tunai,” ujarnya.
Setelah di Semarang , rencananya akan digelar pertemuan dengan para distributir dan para grosir di beberapa kota seperti Jakarta , Surabaya , Bandung dengan kegiatan sosialisasi Tak Amnesty.

Sidomuncul merupakan perusahaan jamu yang didirikan pada 1951oleh Ny Rahmat Sulistiyo dan menjadi perusahaan Tbk pada 18 Desember 2013.

Perusahaan yang bergerak dalam obat herbal itu,  saat ini di kelola oleh generasi ketiga terdiri Irwan Hidayat , Sofyan Hidayat, Sigit Hartoyo , Johan Hidayat dan David Hidayat

Selain itu, sebagai perusahaan Tbk Sidomuncul juga melibatkan beberapa profesional dan seorang komisaris independen.

 

166
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>